oleh

Stay At Home Sebagai Wujud Kepedulian

Oleh: Andin Hezrin Nabila, Mahasiswi LSPR Communication and Business Institute

Andin Hezrin Nabila

Wabah Virus Corona merupakan keadaan darurat kesehatan masyarakat terbesar dalam satu generasi, dan membutuhkan tindakan tegas untuk membantu mengurangi penyebaran virus. Pemerintah mengeluarkan aturan mendesak, salah satunya yaitu Stay At Home atau Dirumah Aja.

Stay At home bukan hanya aturan yang dikeluarkan pemerintah namun para tenaga medis profesional juga mengeluarkan nasihat untuk tetap di rumah. Stay at Home merupakan suatu langkah kecil yang berdampak besar, kita dapat meringankan beban petugas medis sebagai lini terdepan dalam mengobati pasien yang terpapar COVID-19.

BACA JUGA:  Wakaf dan Kapitalisme

Apa pentingnya Stay At Home ? Dengan melakukan Stay At Home kita sudah melindungi orang-orang di sekeliling kita agar tidak terpapar COVID-19, karena sudah banyak orang yang tidak memiliki gejala namun nyatanya ia terpapar COVID-19 atau biasa yang disebut dengan Carrier. Bukan hanya orang ke orang saja namun penyebarannya dapat melalui benda yang sudah tersentuh oleh orang yang positif COVID-19.

Banyak aktivitas yang dapat dilakukan pada saat Stay At Home, contohnya seperti Work from Home, School from Home, dan banyak kegiatan lainnya. kita juga memiliki banyak waktu luang untuk berkumpul bersama keluarga. Disaat Stay At Home kita juga bisa membantu orang lain disaat pandemi COVID-19 ini, contohnya adalah sebagai berikut :

BACA JUGA:  Serial Kartun Nussa Berhenti Produksi, Jutaan Anak Kehilangan Film Islami

⦁ Penggalangan dana melalui media sosial

Kita dapat melakukan penggalangan dana melalui media sosial untuk orang-orang yang membutuhkan, untuk mereka yang pekerjaannya tidak dapat dilakukan dirumah seperti pedagang kaki lima dan lainnya. Dengan melakukan penggalangan dana kita telah membantu mereka untuk bertahan hidup dikala pandemi COVID-19 ini.

⦁ Memberikan dukungan bagi mereka yang terpapar COVID-19

Bentuk dukungan yang dapat kita lakukan untuk mereka yang terpapar COVID-19 salah satunya adalah berkomunikasi dan menawarkan bantuan. Agar mereka tahu kalau mereka tidak sendirian dan kita siap berbagi kesedihan mereka.

BACA JUGA:  Dilarang Banyak Pikir Banyak Omong, Kenapa?

Kita bisa menghubungi mereka melalui telepon ataupun mengirimkan pesan atau bahkan mengirimkan pesan video dan audio yang menunjukkan belasungkawa. Apalagi jika mereka orang terdekat kita.

Dengan melakukan Stay At Home kita dapat mencegah penyebaran COVID-19. Pencegahan ini dapat berhasil dengan dukungan aktif semua lapisan masyarakat. Sekaranglah waktunya, untuk tidak menjadi egois. Jika kita mampu bersama melakukannya, pandemi ini mungkin akan berakhir dalam hitungan bulan, bukan tahun. []

Komentar

Berita lainnya