oleh

Dampak Positif dari Karantina di Rumah Selama Pandemi bagi Lingkungan

Oleh: Cut Ghaitsa Pratiwi, mahasiswi LSPR Communication and Business Institute

Sebelum adanya pandemi Covid-19 semua kegiatan Industri dan perkantoran menjadi salah satu penyebab dari debu dan polusi yang mengakibatkan langit-langit jarang berwarna biru melainkan berwarna abu-abu atau tertutup oleh polusi. Namun pandemi Covid -19 yang terjadi tidak hanya memberikan dampak negatif bagi Negara Indonesia, ternyata ada juga dampak positifnya terutama bagi lingkungan. Jakarta dan sekitarnya memberlakukan PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar yang mengharuskan warganya untuk karantina di rumah seperti bekerja atau bersekolah dari rumah. Sampai saat ini, PSBB masih terkadang diberlakukan meskipun dengan jangkauan yang lebih kecil lagi. Namun kegiatan bekerja dan bersekolah masih lebih banyak dilakukan dirumah.

BACA JUGA:  Menjalankan PHBS di Lingkungan Masyarakat saat Pandemi

Lalu apa saja dampak positif dari karantina di rumah selama pandemi bagi lingkungan?

Berdampak baik bagi kesehatan

Selama karantina di rumah, kita juga harus sesekali menghirup udara luar di sekitar lingkungan rumah untuk menghindari stress dan juga mendapatkan sinar matahari yang cukup. Dengan lingkungan yang bersih dari polusi, membuat udara yang dihirup oleh kita menjadi lebih sehat. Kita akan nyaman berolahraga dan juga tidak akan merasakan sesak yang diakibatkan oleh polusi. Tidak hanya itu, lingkungan yang bersih akan otomatis menghasilkan udara yang bersih yang sangat bermanfaat bagi tubuh untuk meningkatkan sistem imun dan membantu melancarkan sistem pernapasan.

BACA JUGA:  Jabar Terima 100 Ribu Floacked Swab HS-19 Buatan UI

Meningkatkan kreatifitas remaja

Selama karantina di rumah, banyak remaja yang cenderung bosan karena tidak bisa banyak beraktifitas diluar rumah dan bertemu dengan teman-teman seperti saat sebelum terjadinya pandemi. Dengan keadaan lingkungan yang bersih dari polusi ternyata berdampak pada keindahan langit di Jakarta dan sekitarnya terlihat berwarna biru cerah yang menjadi perhatian banyak dari warganya. Hal tersebut ditandai dengan viralnya challenge berfoto menggunakan cermin dengan pemandangan awan. Challenge berfoto itu yang menjadi salah satu upaya remaja untuk menghilangkan rasa kebosanan akibat terlalu lama karantina mandiri di rumah. Challenge tersebut juga membantu meningkatkan kreatifitas remaja dalam bidang fotografi dan seni. Ada beberapa dari mereka juga yang menghias dan melukis cermin mereka agar terlihat lebih menarik.

BACA JUGA:  Seberapa Efektif Masker Kain Cegah Penyebaran COVID-19?

Dengan demikian, pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia tidak hanya memberikan dampak negatif namun juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan juga bagi kesehatan fisik serta mental kita. Dan kita juga bisa tetap berusaha untuk menanggapi dan melihat suatu bencana dari sisi positif dan manfaatnya bagi kehidupan kita sehari-hari. []

Komentar

Berita lainnya