oleh

5 Tips Agar Kesehatan Mental Tetap Terjaga Selama #DiRumahAja

Oleh: Najla Khoirunnisa, LSPR Communication and Business Institute

Pandemi COVID-19 sangat memberi banyak pengaruh baik maupun buruk dalam kehidupan diseluruh dunia. Pandemi COVID-19 mengharuskan kita untuk menjauh dari kehidupan sosial secara langsung, terlebih lagi kita harus mematuhi peraturan pemerintah untuk menerapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), dimana kita terpaksa harus melakukan banyak kegiatan dirumah aja dengan berubahnya keadaan dan kebiasaan sehingga kita harus mulai beradaptasi dengan hal baru. Tak hanya berdampak pada ekonomi dan sosial serta kesehatan fisik, pandemi ini juga dapat memengaruhi kondisi mental setiap orang.

Banyaknya kekhawatiran yang datang dikalangan mahasiswa seperti kecemasan akan baik atau buruknya nilai tugas, terbatasnya aktivitas untuk mencari inspirasi diluar rumah, kecemasan akan lulus tepat waktu, bahkan jenuh dengan keadaan yang parah hingga stress karena harus melakukan semua kegiatan dirumah aja yang dimana contoh hal tersebut turut menjadi faktor terganggunya kesehatan mental mereka. Merasa sedih, tertekan, khawatir, bingung, atau marah itu adalah hal normal saat kita berada dalam masa krisis pandemi. Namun, kita juga harus berusaha untuk menjaga kualitas kesehatan mental diri sendiri dengan menerapkan hal-hal berikut untuk menjaga kesehatan mental di tengah pandemik :

BACA JUGA:  Perlunya Bimbingan bagi Masyarakat Digital

⦁ Selalu ingat bahwa kecemasan merupakan hal yang wajar

Mengingat kondisi baru yang memang membuat takut beraktifitas, wajar saja jika kamu merasa cemas terhadap keselamatan diri sendiri dan oranglain. Cemas melakukan aktifitas di luar rumah, cemas mengunjungi rumah sakit dan cemas bepergian itu hal yang wajar. Justru, itu adalah hal yang sudah seharusnya kamu rasakan. Perasaan cemas tak hanya membantu menjaga diri sendiri, tapi juga orang lain. Dampak ini mencerminkan individu bisa ikut menjaga orang lain di sekitar kita dan  anggota masyarakat lainnya asal kamu bisa mengkontrol diri terhadap kecemasanmu, ya!

⦁ Memanjakan diri dengan aktivitas yang menyenangkan

Dikutip dari laman Centers for Disease Control Prevention (CDC) Amerika Serikat, langkah terbaik untuk menjaga kesehatan jiwa adalah melakukan kegiatan yang membuat tubuh dan pikiran nyaman. Dengan melakukan kegiatan yang dapat memanjakan diri seperti menonton film, membaca buku, mendengarkan musik, merawat kebersihan tubuh, jiwa terasa lebih nyaman, dan kita semakin tenang untuk menghadapi kecemasan yang menghantui.

BACA JUGA:  Islam Lahirkan Generasi Gemilang

⦁ Bijak dalam menanggapi Informasi

Kecemasan muncul salah satunya dikarenakan banyaknya informasi mengenai virus yang semakin membuat resah jiwa dan raga. Di tengah arus informasi tentang Covid-19 yang terus berkembang, semakin banyak informasi disebarkan yang tidak diketahui sumber dan kebenarannya. Penting untuk terus memperbarui sumber berita terpercaya dan akurat . Dengan begitu, kamu tidak perlu repot-repot melakukan pengecekan fakta atau membaca banyak berita serta tidak mudah termakan berita hoax.

⦁ Tetap menjaga kesehatan dan rajin olahraga

Melindungi kesehatan mental juga dapat dilakukan dengan menjaga kesehatan tubuh. Keduanya saling mempengaruhi satu sama lain. Makan – makanan sehat yang bergizi dan rajin berolahraga untuk membangkitkan energi. Dengan kondisi jasmani tubuh yang bugar, kita bisa mengurangi rasa stres, takut, kecemasan dari dalam diri.

⦁ Perbanyak interaksi dan aktivitas dengan anggota keluarga dirumah

Cobalah mengkomunikasikan kecemasan dan bagaimana perasaan kepada anggota keluarga dan orang – orang terpercaya. Dengan menceritakan kecemasanmu, perasaan cemas, sedih, dan khawatir tidak lagi menjadi beban yang harus kamu fikirkan sendirian dan kamu dapat menjadi lebih tenang untuk menjalankan kegiatanmu dirumah aja. Lakukan juga aktivitas yang menyenangkan bersama orang – orang dirumah dibanding dengan mengurung diri dikamar, dengan begitu kamu bisa tetap bersosialisasi dan lebih merasa bahagia.

BACA JUGA:  Untuk Apa Kuliah Kita?

Dengan keadaan baru yang mengharuskan kita untuk mengurangi aktifitas dengan banyak orang terasa berat, jenuh dan sungguh bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Perlu adaptasi ekstra untuk tetap menjaga kesehatan mental selama masa pandemi ini.  Jangan sampai hal – hal negatif selama pandemi malah jadi merubah diri kita. Tentu kita harus selalu semangat dan selalu memiliki pikiran positif untuk melewati pandemi ini. Dan jangan lupa untuk menjaga kesehatan fisik dan psikis, serta mengikuti protokol kesehatan yang ada. Semoga selama #dirumahaja kita semua selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa dan dijauhi dari berbagai macam penyakit.

Komentar

Berita lainnya