oleh

Kiat Bertahan Rumah Kucing Parung, di Tengah Pandemi Covid-19

Bagi pecinta kucing (cat lovers) tentunya sangat senang dengan keberadaan RKP (Rumah Kucing Parung) yang terletak di jalan Pasir Naga, Kemang Parung, Bogor. Karena pengunjung bisa langsung datang untuk melihat 250 ekor kucing-kucing yang lucu dan menggemaskan ini, bahkan banyak yang datang untuk berikan donasi dan mengadopsi.

Sejak pandemi Covid-19 melanda, Rumah Kucing Parung yang dimiliki oleh Dita Agusta juga ada pembatasan berkunjung. “Sejak 14 September RKP hanya buka 4 hari dalam seminggu, yakni; hari Selasa, Kamis, Sabtu dan Minggu. Untuk Kunjungan tetap harus perjanjian,” ungkap Dita saat diwawancarai depokpos, melalui WhatsApp pada Senin (21/9/2020).

BACA JUGA:  Cetak Pebisnis Muda, MMI Luncurkan Entrepreneur Executive Program

Selanjutnya ibu pengasuh kucing RPK yang akrab disapa bunda Dita ini mengatakan bahwa pandemi Covid-19 juga berimbas pada shelternya. Menurutnya, Covid-19 ini adalah musibah se-dunia, dan pastinya yang dominan mengandalkan dari para donasi.

Dita Agusta saat memberi makan di tengah 250 ekor kucing asuhannya. (Foto: IG Rumah Kucing Parung)

“Untuk menyiasati agar tetap bertahan yang utama saya tetap selalu update keadaan rumah kucing, supaya orang akan selalu ingat dan berharap mau berdonasi walaupun sedikit. Selain itu mobil rumah kucing juga harus bisa lebih giat lagi mencari order untuk antar jemput hewan (petransport) untuk menambah pemasukan rumah kucing,” jelas Dita.

“Walaupun di tengah pandemi saya bersama tim selalu tetap bersyukur akan rejeki yang ada. Dan selalu berusaha ikhlas mengurus rumah kucing apapun kondisinya,” sambungnya.

BACA JUGA:  Cetak Pebisnis Muda, MMI Luncurkan Entrepreneur Executive Program

Meskipun di tengah pandemi ini, bunda Dita juga menjelaskan ia selalu berbicara dengan kucing-kucing supaya mereka juga ikut mendoakan agar diberi kelancaran rejeki. Dita dan tim sangat bersyukur untuk makanan yang merupakan kebutuhan pokok, selalu tersedia stok yang aman.

“Saya juga tidak lupa tetap berbagi kepada yang sedang membutuhkan, karena saya yakin kalau kita ikhlas berbagi, pasti balasannya akan berlipat ganda,” kata Dita yang selalu ramah dan menerima para pengunjung yang datang ke shelternya sesuai perjanjian.

BACA JUGA:  Cetak Pebisnis Muda, MMI Luncurkan Entrepreneur Executive Program

Kemudian Dita pun menceritakan tentang kejadian yang belum lama ini Rumah Kucing Parung sempat mengalami kekeringan air, karena sumur yang ada tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari. Akhirnya Dita mengadakan open donasi untuk mengebor sumur Jet-Pump.

“Bismillah saja semoga ada rejekinya karena air memang kebutuhan yang penting. Hasil donasi terkumpul sekitar 4,5 juta padahal kebutuhan sekitar 20 juta. Alhamdulillah, ada saja bantuan yang datang untuk menutupi kekurangan biayanya. Intinya kami disini harus selalu ikhlas dan bersyukur apapun keadaannya,” imbuh Dita. (BKarmila/Depokpos)

Komentar

Berita lainnya