oleh

Targetkan 5.050 Sambungan Baru, PDAM Depok Beri Diskon 50 Persen

DEPOK – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta Kota Depok menargetkan 5.050 sambungan baru pada tahun ini. Salah satu upaya untuk memenuhi target tersebut adalah dengan memberikan potongan sambung baru kepada calon pelanggan.

Manajer Pemasaran PDAM Tirta Asasta Kota Depok, Imas Dyah Pitaloka mengatakan, potongan harga yang diberikan sebesar 50 persen berlaku mulai 1 Agustus hingga 30 September 2020. Program ini diberlakukan hanya untuk calon pelanggan domestik atau rumah tangga dan kelompok sosial. Termasuk juga di dalamnya rumah ibadah, yayasan lembaga pendidikan sosial.

BACA JUGA:  Resmi Beroperasi, Wisma Makara UI Terima Tujuh Pasien Covid-19

“Diskon pasang baru juga diberikan untuk menyambut hari kemerdekaan ke-75, hari ulang tahun PDAM Tirta Asasta pada tanggal 22 Agustus. Serta Hari Pelanggan Nasional yang jatuh pada 4 September 2020,” ucapnya, Kamis (30/07/20).

Dikatakannya, potongan harga diberikan kepada golongan 1 A, 1 B, 1 C, 2 A, 2 B hingga golongan 3 A. Bagi calon pelanggan yang memiliki rumah sangat sederhana atau golongan 1 C, dapat menikmati layanan PDAM Tirta Asasta dengan hanya membayar setengah harga, yang awalnya Rp 1,2 juta menjadi Rp 600 ribu.

BACA JUGA:  Pemkot Depok Rekomendasikan UMK 2021 Naik 3,27 Persen

Dirinya pun berharap masyarakat Kota Depok dapat menikmati layanan air bersih dengan harga yang relatif rendah. Selain itu, pemberian potongan ini tentunya dapat mengurangi efek penggunaan air tanah.

Dia menambahkan, calon pelanggan dapat menghubungi narahubung pada kontak 085716397595 atau mengunjungi Kantor PDAM Tirta Asasta terdekat. Mereka harus menyiapkan persyaratan seperti fotokopi E-KTP, SPT PBB terbaru dan materai 6.000.

BACA JUGA:  Pemkot Depok Evaluasi Perencanaan Anggaran Berbasis Gender

“Saat pandemi ini, kami juga menyediakan pendaftaran secara daring website resmi PDAM www.pdamdepok.co.id. Khusus untuk pendaftaran online ditutup tanggal 25 September 2020,” pungkasnya. []

Komentar

Berita lainnya