oleh

Koalisi TAS Tak Permasalahkan Pencalonan IBH

DEPOK – Koalisi Tertata Adil Sejahtera (TAS) yang merupakan gabungan parpol pendukung petahan (PAN, Demokrat, PPP dan PKS) tidak mempermasalahkan Imam Budi Hartono (IBH) yang merupakan kader PKS menjadi calon wakil wali kota Depok mendampingi Mohammad Idris sebagai calon wali kota.

Juru Bicara Koalisi Adil Sejahtera Qonita Lutfiyah mengatakan apapun keputusan apakah calon wakil wali kota Depok dari luar PKS atau internal PKS mereka akan tetap solid.

“Siapapun calon wakil wali kota Depok akan kami terima, tidak ganggu soliditas koalisi karena koalisi dibangun atas dasar kebersamaan, bukan menonjolkan yang kita usung,” katanya usai acara diskusi dengan wartawan Depok Media Center (DMC) di Depok, Jawa Barat.

BACA JUGA:  Kampanye Pilkada 2020 Harus Terapkan Protokol Ketat

Koalisi TAS sebelumnya sudah sepakat untuk mengusulkan kembali Wali Kota Depok Mohammad Idris sebagai calon wali kota pada Pilkada Depok 2020. Mohammad Idris juga kemungkinan besar dicalonkan oleh PKS. Sedangkan calon wakil wali kota Depok masih dalam proses pembahasan selanjutnya.

IBH yang merupakan kader internal PKS menjadi calon terkuat mendampingi Mohammad Idris. IBH saat ini menjabat sebagai ketua komisi IV DPRD Jawa Barat dan IBH merupakan peraih suara terbanyak dalam Pemira yang digelar internal PKS beberapa waktu lalu.

BACA JUGA:  Ridwan Kamil Apresiasi Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Depok

Qonita juga menilai kader internal PKS yaitu IBH menjadi pertimbangan calon wakil wali kota Depok yang sudah malang melintang di dunia politik, sehingga nantinya bisa melengkapi tugas-tugas wali kota. []

Komentar

Berita lainnya