oleh

AS Beri Sanksi China Terkait Kekerasan Terhadap Muslim Uighur

Amerika Serikat menjatuhkan sanksi pada organisasi ekonomi dan paramiliter kepada China  berdasarkan tuduhan bahwa Beijing memfasilitasi kekerasan terhadap Muslim Uighur.

Dilansir dari Reuters, (1/8/2020), Kementerian Keuangan AS mengatakan akan membekukan aset Amerika Serikat yang dimiliki Xinjiang Production and Construction Corps (XCCP) yang dikenal secara lokal sebagai Bingtuan. AS juga melarang adanya transaksi dengan mereka.

Negeri Paman Sam menyebut tindakan Tiongkok terhadap minoritas sebagai ‘noda abad ini’. Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan Bingtuan terlibat langsung dalam penahanan massal warga Uighur dan sebagian besar komunitas Muslim lainnya di Xinjiang.

BACA JUGA:  Warisan Diplomasi dan Toleransi Beragama Dinasti Ottoman

“Kami menyerukan semua negara untuk bergabung dengan kami dalam mengutuk penganiayaan kejam CCP terhadap hak asasi warga negaranya sendiri, yang memengaruhi banyak keluarga di seluruh dunia,” tutur Pompeo merujuk pada Partai Komunis Tiongkok.

Departemen Keuangan AS menyatakan telah memasukkan XPCC bersama Sun Jinlong, mantan sekretaris partai XPCC, dan Peng Jiarui, wakil sekretaris partai dan komandan XPCC, ke dalam daftar hitam karena diduga memiliki kaitan dengan pelanggaran HAM serius terhadap etnis minoritas di Xinjiang. []

Komentar

Berita lainnya