oleh

Pemkot Depok Tetapkan Standar Penanganan Limbah Kurban

DEPOK – Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok telah menetapkan ukuran standar untuk penanganan limbah hewan kurban. Aturan ini juga sudah tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Depok Nomor 443/287/Huk/DKP3 tentang pelaksanaan kegiatan kurban dalam situasi wabah bencana non alam Covid-19 di Kota Depok.

BACA JUGA:  Kampanye Pilkada 2020 Harus Terapkan Protokol Ketat

Kepala DLHK Kota Depok, Ety Suryahati mengatakan, ketentuan ukuran lubang penampungan darah kambing, domba, sapi, atau kerbau yaitu 0,5 meter x 0,5 meter untuk setiap 10 ekor hewan. Sementara kedalamannya bervariasi.

“Untuk kambing atau domba kedalaman lubangnya 0,5 meter serta 1 meter untuk sapi atau kerbau,” ujar, Kamis (16/07/20).

Selain itu, lanjutnya, tersedia penyangga kepala untuk memudahkan penyembelihan. Penyangga tersebut, dapat terbuat dari balok kayu atau bahan lain yang sesuai. Dengan ukuran 7 cm x 15 cm x 75 cm.

BACA JUGA:  Prototipe Angkot AC di Depok Siap, Bisa Bayar Non Tunai

“Harus dipastikan juga, lantai atau alas tempat penyembelihan tidak licin dan tidak langsung menyentuh tanah,” terangnya.

Selanjutnya, sambung Ety, untuk penimbunan limbah, dapat dilakukan dengan ditimbun di dalam lubang tanah minimal 1 meter setiap 1 ekor sapi berukuran 400-600 kg dan minimal 0,3 meter untuk setiap satu ekor kambing berukuran 25-35 kg.

BACA JUGA:  Pelanggar Protokol Kesehatan Masih Tinggi, Pemkot Depok Tingkatkan Pengawasan

“Mudah-mudahan aturan dalam Perwal yang sudah ditetapkan ini bisa menjadi acuan. Semua itu guna meminimalisir pencemaran lingkungan,” tutupnya.

Komentar

Berita lainnya