oleh

Menyeimbangkan Kuliah dan Organisasi dalam Perkuliahan

Kehidupan organisasi di kampus nyatanya memiliki begitu banyak pandangan. Terkadang pandangan orang lain tidak seperti yang sebenarnya, karena kebanyakan yang ikut organisasi itu tidak aktif kuliah. Ada yang memandang bahwa dengan mengikuti organisasi hanya akan menghambat nilai akademik.Namun tidak sedikit juga yang menganggap bahwa dengan bergabung dalam organisasi kampus akan memberikan banyak sekali manfaat, salah satunya dengan menjadi mahasiswa yang teladan dan baik di kampus. Tidak itu saja relasi maupun kenalan semakin banyak didalam maupun di luar kampus, percaya diri semakin tinggi, bahkan di organisasi memperoleh proses belajar kepemimpinan.

Mahasiswa adalah suatu proses pendidikan yang diinginkan banyak orang. Terdapat wawasan yang begitu luas didalamnya, menjadi mahasiswa suatu hal yang mudah maka, untuk mementaskan diri haruslah terjun kedunia organisasi. Mahasiswa dan organisasi merupakan dua hal yang tidak dapat terpisahkan. Ada beberapa pilihan menjadi mahasiswa, seperti kuliah -pulang -kuliah -pulang (mahasiswa kupu-kupu) dan kuliah-rapat-kuliah-rapat (mahasiswa kura-kura),itulah sebutan mahasiswa yang aktif di beberapa kegiatan kampus. Bahkan, tidak jarang mereka pulang malam dari kampus setiap harinya demi menghadiri rapat ini dan itu.

BACA JUGA:  Sarana Belajar di Era Covid-19, Mahasiswa KKN UM Ciptakan Video Edukasi Bagi Anak TPQ

Ada tiga tipe mahasiswa yaitu aktif kuliah tapi tidak aktif organisasi, aktif organisasi tapi tidak aktif kuliah, dan aktif pada keduanya,tidak mudah melakukannya bagi orang yang aktif mereka sangat harus berkerja keras dalam mengatur waktu dan harus mampu memecahkan masalah.

Selain datang ke kampus untuk menimba ilmu, alangkah baiknya kalau seseorang mahasiswa juga menyeimbangkan kehidupan sebagai mahasiswa dengan mengikuti kegiatan di bidang non akademik, salah satunya dengan aktif di beberapa organisasi kampus atau bergabung dalam kepanitiaan sebuah acara kampus. Karena ini salah satu pengembangan diri mahasiswa, apalagi mahasiswa sekarang dikenal sebagai generasi agent of change artinya orang-orang atau kelompok tertentu memiliki kemampuan untuk memperdayakan masyarakat menuju perubahan tatanan sosial baru dan berkelanjutan bergabung dalam organisasi kampus ternyata memberikan manfaat banyak sekali.

BACA JUGA:  Peringatan 100 Tahun ITB, Inovasi untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

Berikut manfaat bergabung dalam organisasi kampus ataupun kepanitiaan acara kampus.

Melatih leadership-skill
Melatih jiwa kepemimpinan mahasiswa dalam kegiatan organisasi dengan terlatih dalam mengutarakan pendapatnya serta dapat menggerakkan teman-teman mahasiswa lainnya sesama anggota organisasi /kepanitiaan.

Menyalurkan minat dan bakat
Organisasi di kampus merupakan wadah yang bagus untuk dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk menyalurkan minat dan bakat mereka yang terpendam karena organisasi salah satu tempat pengembangan jati diri mahasiswa.sehingga,memiliki kemampuan dalam berbagai bidang.

BACA JUGA:  Inovasi CePAD, Alat Tes Covid-19 yang Lebih Akurat dari Unpad

Mempererat jangkauan networking
Di dalam organisasi ini kita bisa bekerja sama untuk memajukan organisasi tersebut dan relasi memberikan kemudahan ketika dalam membuat acara internal maupun eksternal .

Belajar memanajemen waktu dengan baik
Dalam kegiatan organisasi belajar disiplin dan menghargai waktu adalah suatu hal yang utama ,segala acara organisasi sangat membutuhkan diri dan waktu dengan semaksimal mungkin.

Oleh: Fadiyah Misbahudina A.

Komentar

Berita lainnya