oleh

Challenge Zaman Now, Niat Eksis Ending Miris

Oleh: Syahra Amaniy Shofa, Pelajar kelas 8 SMPN Depok.

Pengen Eksis? Itu sudah pasti jadi keinginan semua orang. Kita pasti pengen banget dikenal banyak orang, banyak yang nyapa, intinya pengen diakui gitu lho keberadaan kita tuh.

Buat kalian yang bilang “Enggak tuh, gue biasa aja.” Itu enggak mungkin, kenapa? Karena, pengen eksis tuh adalah bagian dari fitrah, bagian dari naluri-naluri, bahasa kerennya gharizah baqa (bahasa Arab kan emang keren) yang artinya naluri mempertahankan diri. Naluri ini menuntut kita untuk mempertahankan eksistensi kita ke orang lain. Jadi keinginan pengen eksis emang gak salah Sis, malahan wajar pake banget.

Nah, kalau sudah ada keinginan, harus ada action-nya, dong. Banyak cara yang bisa kita lakukan biar bisa eksis di lingkungan kita. Mulai dari nyapa orang, bantuin orang, bahkan orang gak dikenal sekali pun dan masih banyak lagi deh. Di antara banyaknya cara-cara tersebut, ada satu cara yang katanya gampang bin mudah banget buat bikin kita eksis. Apaan tuh? Yaitu terkenal di sosmed. Buat terkenal di sosmed, berarti kita harus up to date nih, kalau ada yang trending. Baik hal yang trending itu faedah atau unfaedah.

Salah satu hal yang lagi trending banget sekarang adalah #LathiChallenge. #LathiChallenge dipopulerkan oleh seorang beauty vlogger asal Indonesia, Jharna Bhagwani. Lathichallenge sendiri adalah challenge ketika para perempuan ber-make up dengan kreasi tradisional diiringi lagu ‘lathi’. Bahkan ada yang ber-make up seram seperti gadis yang ada di dalam MV lagu lathi.

BACA JUGA:  Pekerja Stres Saat Pensiun, Apa Sebab dan Solusinya?

Dan ada nih satu challenge lagi yang hits beberapa bulan lalu, yaitu ‘Skull breaker’ yang artinya “pemecah tengkorak”. Hiiiiy… Dari namanya aja dah serem, challenge-nya apalagi, pasti lebih serem lagi. Challenge ini tuh butuh 3 orang. Nanti 3 orang ini berdiri berjejer dan satu orang di tengah akan melompat. Sedangkan kedua temannya yang ada di sampingnya menyelengkat kaki orang di tengah sehingga orang tersebut akan jatuh. Jangan salah lho, meskipun nih challenge berbahaya bingitz, banyak remaja-remaja yang ngelakuin hal ini. Alasannya? Ya jelas dong, pengen eksis!!!

Challenge zaman now, niat eksis ending miris. Nah, pertanyaannya sekarang, perlukah kita melakukan challenges yang berbahaya agar kita bisa eksis, tapi ending miris? Pasti bin jelas, jawabannya, No! Mau tahu alasannya? ini lho:
Pertama, challenges-nya unfaedah! Bayangin aja, cuma buat ikutin lathichallenge, seorang selebgram bernama Jihan Harhara, rela ngabisin waktu 4 hari cuy. Padahal, dalam waktu 4 hari pasti banyak banget kegiatan faedah yang bisa kita lakuin tuh. Mulai dari belajar, beres-beres rumah, mengkaji ilmu Islam, dan buaanyak lagi.

BACA JUGA:  Cara Pekerja “New Normal” Menjaga Imunitas Masa Pensiun

Kedua, nyawa jadi taruhannya! Yups, udah bukan hal baru lagi, hal-hal yang awal mulanya cuma iseng malah jadi petaka. Salah satu kasusnya gadis asal Brazil harus kehilangan nyawanya setelah kepalanya terbentur keras ke tanah. Ini cuma salah satunya doang. Tentu masih banyak lagi kasus-kasus yang terjadi karena nih challenge. Innalilahi wa inna ilaihi raji’un…

Sayang banget kan guys, banyak nyawa yang terenggut hanya karena ikutan challenge? Jangan lupa, di balik perginya seseorang, pastilah ada orang yang bersedih atas kepergiannya. Dampaknya bisa kena banyak orang juga lho. Jadi, udah tugas kita buat ingetin diri kita dan orang lain juga nih, supaya jangan ikut-ikutan hal-hal yang unfaedah bin berbahaya.

BACA JUGA:  Pekerja Stres Saat Pensiun, Apa Sebab dan Solusinya?

So, apa sih yang bisa kita lakuin daripada ngikut challenge unfaedah itu? Banyak dong! Pertama, melakukan banyak hal yang bermanfaat. Kebalikan dari ngelakuin hal unfaedah, kita mesti banget nih ngelakuin hal yang faedah, baik buat diri kita maupun orang lain. Seperti merawat diri, belajar, menulis artikel dakwah, bersedekah, memberi hadiah kepada teman yang sekarang jarang berjumpa gegara corona dan lain-lain.

Kedua, menyebarluaskan ilmu Islam. He…he…he… yang ini sih wajib lho hukumnya, bukan sunnah apalagi mubah. Dakwah itu harus dilakuin oleh seluruh umat Islam, gak terkecuali buat kita para remaja yang baru belajar Islam.

Dari Abdullah bin Amr radhiyallahu ta’ala ‘anhu, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:
بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَة “Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat.” (HR. Bukhari)

Kita bisa mulai dari orang-orang terdekat kita, seperti keluarga, temen, baik yang ketemu langsung or via online.

Jadi guys, setelah baca artikel ini, kalian masih yakin mau ikutan challenge-challenge unfaedah itu? It’s yours choice, but mesti kalian inget, setiap perbuatan yang kita lakuin kita pasti diminta pertanggungjawaban, baik di dunia maupun di akhirat. []

Komentar

Berita lainnya