oleh

ILUNI UI Bagikan 4.050 Paket Sembako untuk Masyarakat dan APD Tenaga Medis

Depok – Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) bersama dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 membagikan donasi berupa 4.050 paket sembako untuk masyarakat, serta Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis di RSUI. Donasi 4.050 paket sembako tersebut merupakan sumbangan dari Adaro, Bakrie Group, Bank Mandiri, dan Tunas Mandiri. Sedangkan donasi APD merupakan hasil pengumpulan dana dari Benihbaik.

Penyerahan donasi secara simbolis dilakukan oleh Ketua Umum ILUNI UI sekaligus Koordinator Relawan Nasional Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Andre Rahadian dan Sekretaris Jenderal ILUNI UI Bachtiar Firdaus, didampingi Ketua ILUNI UI sekaligus Koordinator Gerakan ILUNI UI Tanggap COVID-19 Endang Mariani, di Balairung Kampus UI Depok, Jumat (14/5).

Bantuan APD diterima oleh Direktur Utama RSUI dr. Astuti Giantini, Sp.PK, MPH. Sementara, secara simbolis bantuan paket sembako diserahkan kepada pihak Universitas Indonesia yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Aset Universitas Indonesia (UI) Dr. Muhammad Luthfi Zuhdi, serta perwakilan masyarakat.

Dalam sambutannya, Luthfi mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi perhatian yang begitu besar dari ILUNI UI dan pihak-pihak eksternal kepada UI, baik untuk Rumah Sakit UI, maupun bagi pegawai-pegawai, dan masyarakat di sekitar UI.

“Kami juga akan sekuat tenaga menyalurkan bantuan-bantuan ini ke berbagai pihak yang memang membutuhkan. Kerja sama triple helix yang melibatkan pihak swasta, pemerintah, serta perguruan tinggi menunjukkan bentuk solidaritas dan gotong royong dapat mengatasi permasalahan pandemi COVID-19,” ujar Luthfi.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama RSUI, dr. Astuti Giantini, Sp.PK, MPH, juga mengucapkan terima kasih kepada Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, ILUNI UI dan badan usaha yang telah memberikan bantuan alat pelindung diri (APD) bagi rumah sakit.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan APD yang diberikan oleh Tim Relawan Nasional Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, ILUNI UI dan juga dukungan dari jajaran Pimpinan UI,” ucap Astrid. Ia memaparkan bahwa saat ini RSUI sedang menangani perawatan pasien COVID-19 dengan jumlah yang cukup banyak sehingga memang diperlukan alat pelindung diri bagi tenaga medis. “Terutama masker N-95 yang saat ini sulit untuk didapat. Bantuan ini tentu akan sangat membantu bagi tenaga kesehatan RSUI dalam memberikan pelayanan optimal untuk penanganan COVID-19,” imbuhnya.

BACA JUGA:  UNJ Gelar ICELS 2020: Sosialisasikan Pendekatan Baru Bahasa, Humaniora, dan Iptek Di Masa Covid-19

Tak hanya menerima bantuan dari para Alumni UI dan masyarakat umum, Andre menjelaskan bahwa ILUNI UI pun menerima bantuan dari berbagai komunitas dan perusahaan korporasi. ILUNI UI juga bekerja sama dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

“Sebelumnya ILUNI UI bekerja sama dengan operator jaringan seluler dan penyedia layanan internet untuk memberikan bantuan untuk PJJ mahasiswa UI. Kali ini kami bekerja sama dengan Adaro, Bakrie Grup, dan Mandiri untuk pemberian sembako,” kata Andre.

Bantuan paket sembako yang dibagikan terdiri dari 3.000 paket donasi Adaro dan Bakrie Group, serta 1.000 paket dari Bank Mandiri, dan 50 paket dari Tunas Mandiri. Paket sembako ini berisi beras premium 3 kg, gula 1kg, minyak 1 liter, dan berbagai kebutuhan lain. Penyaluran bantuan ditujukan bagi tenaga harian lepas UI serta masyarakat sekitar Depok, yang membutuhkan. Utamanya masyarakat terdampak COVID-19 di 11 titik, yang belum menerima bantuan.

Kegiatan pembagian sembako ini rutin dilakukan ILUNI UI tiap tahunnya. Namun ada yang berbeda dari kegiatan di tahun ini. Jika pada tahun-tahun sebelumnya ILUNI UI mengundang masyarakat untuk datang ke Kampus UI Depok, kali ini ILUNI UI yang bergerak turun ke lapangan. Andre menekankan pentingnya teknis pembagian yang mengikuti prosedur COVID-19.

“Kami tetap memperhatikan keamanan masyarakat di masa pandemi dengan menghindari kerumunan dalam pembagian sembako. Kami akan berkeliling ke beberapa titik di Depok dengan menggunakan lima buah truk tronton dan motor untuk menjangkau ke dalam,” jelas Andre. Teknis pembagian donasi dibagi menjadi dua hari, Jumat dan Sabtu. Hari ini, dua truk tronton berkeliling ke beberapa lokasi untuk membagikan sembako, sedangkan tiga truk lainnya bertugas esok harinya.

BACA JUGA:  Paslon Pilkada Harus Perhatikan Protokol Kesehatan Saat Kampanye

Andre menjelaskan bahwa ILUNI UI bersama dengan ILUNI Fakultas, Wilayah, dan Chapter telah membentuk gerakan ILUNI UI Tanggap COVID-19 sejak Maret. Gerakan ini memiliki berbagai program-program bantuan yang menyasar berbagai pihak, mulai dari tenaga medis dan fasilitas kesehatan, mahasiswa UI, hingga masyarakat umum.

“ILUNI UI bersama ILUNI Fakultas, Wilayah, dan Chapter berpartisipasi mengumpulkan donasi untuk penanganan COVID-19. Sejak Maret hingga 15 Mei 2020, telah terkumpul dana hasil donasi masyarakat sebesar Rp 4.553.613.120,” ungkap Andre.

Sementara itu, Ketua ILUNI UI sekaligus Koordinator ILUNI UI Tanggap COVID-19 Endang Mariani menambahkan bahwa berbagai bantuan yang diberikan sejak Maret telah didistribusikan ke berbagai pihak. Antara lain, APD dan logistik bagi tenaga medis; masker, hand sanitizer dan disinfektan untuk masyarakat; bilik disinfektan cepat sinar UV dan wastafel portabel, serta; bantuan logistik untuk mahasiswa di Asrama UI dan petugas Pengamanan Lingkungan Kampus (PLK) UI.

“Dalam pandemi COVID-19 ini, selain masyarakat terdampak, tenaga medis merupakan salah satu yang menjadi perhatian utama ILUNI UI. Oleh karena itu, ILUNI UI terus berupaya untuk membantu pengadaan dan pendistribusian APD yang dibutuhkan tenaga medis,” lanjut Endang. Ia mengatakan bahwa, dalam beberapa kesempatan, secara bertahap, ILUNI UI telah memberikan bantuan APD kepada sekitar 60 rumah sakit dan FASKES, termasuk RSUI. Kali ini, APD yang diserahkan ILUNI UI untuk RSUI, merupakan donasi Benihbaik melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

“Bantuan tersebut berupa 300 hazmat torch, 500 pasang gloves, 1.700 lembar shoes cover, 17 pak nurse cap, dan 2 pak doctor cap. Penyiapan APD oleh tim ILUNI UI dilakukan dengan sangat cermat. APD yang disiapkan harus bersertifikat dan memenuhi standar medis.” jelasnya. Sebelumnya, ILUNI UI menyerahkan satu unit Ambulans dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 kepada RSUI, yang dapat dioperasikan untuk membantu penanganan COVID-19.

BACA JUGA:  PNJ Bagikan 100 Paket Aktivitas Kreatif untuk Anak-anak di Pulo Geulis, Bogor

Menurutnya, penggalangan dana ILUNI UI juga dilakukan melalui rangkaian diskusi daring bertema seputar COVID-19, seperti diskusi Financial Planning 101 dan Digitalk: Industri Gaming di Tengah Pandemi dari Millennial Business Center ILUNI UI, serta Zoominar Psikoedukasi yang bekerja sama dengan ILUNI Psikologi UI. Donasi dari hasil penjualan kaus Jaga Jarak dan Masker ILUNI UI, juga termasuk di dalamnya. Selain itu, ajakan berdonasi langsung kepada para alumni juga dilakukan dengan program “Bantu Tetanggamu”.

“Melalui ILUNI UI Tanggap COVID-19, kami telah secara berkala memberikan berbagai bantuan. Di awal, kami membagikan puluhan ribu botol Kimi Hand-Care Hand Sanitizer sesuai standar WHO dan ribuan liter disinfektan cair kepada masyarakat,” kata Endang. Ia pun menambahkan, ILUNI UI bersama Direktorat Pengembangan Karier Lulusan dan Hubungan Alumni (DPKHA) UI secara terjadwal menyalurkan donasi dari para alumni UI, berupa ribuan paket konsumsi pagi, siang, dan malam untuk mahasiswa Asrama UI dan tenaga medis RSUI, termasuk di bulan Ramadhan.

Endang menyatakan bahwa ILUNI UI Tanggap COVID-19 berkomitmen untuk terus memberikan kontribusinya kepada masyarakat selama masa pandemi. Salah satunya telah dituangkan dalam Kertas Kerja Policy Center ILUNI UI yang berisi rekomendasi kebijakan penanganan wabah COVID-19 di Indonesia. Ia juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada berbagai pihak yang telah memberikan bantuan dan dukungan kepada gerakan ini.

“Kami masih akan terus bergerak bersama segenap elemen masyarakat dan seluruh alumni UI untuk bisa memberikan sumbangsih kepada bangsa Indonesia. Jika ditanya sampai kapan, tentunya sampai pandemi COVID-19 ini berlalu,” tutup Endang. (*)

Komentar

Berita lainnya