oleh

Tangani Kasus Covid-19, Rumah Zakat Distribusikan Bantuan Medis dan Non Medis

Bagian dari upaya untuk membantu penanganan Covid-19 yang saat ini sudah mewabah di sebagian wilayah di Indonesia, Rumah Zakat telah mengirimkan berbagai bantuan medis dan non medis.

Menurut CEO Rumah Zakat, Nur Efendi berbagai bantuan yang sudah disalurkan diantaranya Alat Pelindung Diri atau APD, layanan ambulan gratis untuk mengantarkan pasien, pendampingan kepada ODP atau PDP serta menurunkan tim medis untuk membantu penanganan pasien di Rumah Sakit Darurat di Wisma Atlit.

“Untuk bantuan APD medis dan sembako telah didistribusikan di 70 kota dan kabupaten di 24 provinsi di Indonesia,” kata Nur, kepada www.Jabarprov.go.id, Kamis (16/04/2020).

Nur mengatakan, sejumlah lembaga memprediksikan bahwa kasus Covid-19 di Indonesia, diprediksikan akan mengalami puncak pada bulan Juni-Juli 2020 mendatang sehingga diperlukan kebutuhan pangan bagi masyarakat yang terdampak.

BACA JUGA:  Youth Inspiraction Camp 2020: Pemuda Harus Peduli Masalah Kesehatan Mental

“Untuk mengantisipasi kebutuhan bahan pangan bagi masyarakat yang terdampak Covid-19, kita membuat Program Lumbung Pangan, dimana sejumlah keluarga yang rumahnya memiliki pekarangan untuk ditanami dengan berbagai tanaman sayuran untuk menjaga ketahanan pangan,” ucapnya.

Nur menambahkan, selain melakukan penanaman sayuran di pekarangan rumah, pihaknya juga telah menyiapkan 11 titik lahan di wilayah pulau Sumatera dan Pulau Jawa untuk ditanami sayuran, termasuk 100 ribu paket daging kurban yang sudah dalam bentuk kemasan untuk dibagikan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Kita berharap dengan program seperti ini bisa membantu kebutuhan stok kebutuhan pangan masyarakat,” ujarnya.

Dan dalam rangka menyambut Bulan Ramadhan 1441 H yang bertepatan dengan pandemik Covid-19, Rumah Zakat meluncurkan program Kebahagiaan Ramadhan #DimulaiDariKita, dimana program ini bertujuan menghadirkan kebahagiaan pada satu juta penerima manfaat dari Aceh hingga Papua, terutama bagi mereka yang terdampak wabah corona.

BACA JUGA:  Tim Tanggap Darurat ACT Siaga di Lokasi Bencana Sukabumi

Nur menyatakan, penanganan pandemik Covid-19 yang dilakukan Rumah Zakat terbagi menjadi program jangka pendek dan jangka panjang, dimana untuk program jangka pendek terbagi dalam 3 fase, yakni inkubasi, kurasi, dan resesi.

“Dalam ketiga fase tersebut kita menghimpun dana-dana kemanusiaan untuk disalurkan pada program edukasi, aksi pencegahan penyebaran wabah, bantuan kesehatan, hingga bantuan pangan. Sementara program jangka panjang yang digulirkan oleh kita antara lain ketahanan pangan, padat karya produktif, hingga pemberdayaan ekonomi tani dan UMKM yang dilaksanakan melalui optimalisaai dana zakat, infak, sedekah, wakaf, dan juga fidyah,” tuturnya.

BACA JUGA:  Meredam Kerentanan Ekonomi di Masa Pembatasan Sosial

Sebagai upaya mendukung himbauan pemerintah untuk melakukan physical distancing, Rumah Zakat berkomitmen menghadirkan beragam layanan berbasis online yang dapat membantu masyarakat dalam aktivitas berbagi, terutama di Bulan Ramadhan. Layanan konsultasi zakat tetap dapat dilakukan lewat Whatsapp Centre dan beragam kanal media sosia lainnya.

Rumah Zakat pun menyediakan beragam platform donasi yang dapat dimanfaatkan seperti website donasi online, crowdfunding sharinghappiness.org, lelangbintang.com, infak.id, serta marketiplace seperti bukalapak, tokopedia, dan shopee. “Pembayaran ZISWaf ataupun donasi lainnya dapat dilakukan melalui transfer antar rekening, kartu kredit, dan juga e-wallet. Melalui cara ini kami harapkan kita dapat meminimalisir penyebaran wabah corona, sekaligus membantu mereka yang membutuhkan. (Parno)

Komentar

Berita lainnya