oleh

Lewat Lagu Virus Corona, Rhoma Irama Ajak Umat Introspeksi Diri

Akhir- akhir ini di belahan dunia sedang di gegerkan dengan salah satu wabah pandemi virus corona, yaitu virus yang menyerang sistem pernapasan. Perkembangan virus corona ini terbilang sangat pesat dan akibat serangan virus tersebut menimbulkan banyak korban. Bahkan saat ini, virus corona telah masuk di tanah air Indonesia.

Melihat fenomena yang sedang terjadi sang Raja Dangdut Dunia Rhoma Irama telah mengeluarkan sebuah karya lagu terbarunya yang berjudul “Virus Corona” diciptakan dan dinyanyikan olehnya sendiri di bawah naungan label GP Records. Lagu ini dimaksudkan untuk menyemangati dan mengajak umat manusia untuk berintropeksi diri dan bisa mengambil hikmah dari wabah yang sedang terjadi.

BACA JUGA:  Widy Vierratale Buat Project Duo "GAZT" Bersama Adik

Lagu berjudul “Virus Corona” telah diputar dalam acara LIDA 2020, pada Sabtu (4/4/2020), dan di-upload di Youtube official. Setelah pemutaran lagu itu, ke-tiga presenter Irfan Hakim, Gilang dan Ramzi mewawancarai secara live dari Indosiar.

“Selama pandemi saya mengisolasi diri di Soneta Record. Karena saya merenung bagaimana mengisi karantina ini dengan berbagai macam kegiatan. Antara lain: olahraga, mendalami agama dan juga menciptakan lagu sesuai situasi dan kondisi,” ungkap Rhoma yang akrab disapa pak Haji.

BACA JUGA:  Syakir Daulay dan Adiba Uje Kolaborasi di Single "Bidadari Surga"

Menyikapi situasi kondisi Corona yang sedang dialami oleh semua negara, pak Haji Rhoma mengatakan “Manusia itu hanya diberikan dua ikhtiar saja, yaitu berusaha dan berdoa. Setelah berusaha dan berdoa ada tawakal. Lebih dari itu, kekuasaan hanya milik Allah sepenuhnya,” tambah pak Haji lagi.

Lagu ini menceritakan tentang kesedihan, kegelisahan dan ketakutan umat manusia di dunia akan virus corona yang sedang mewabah dan mematikan. Namun dalam kandungan lirik lagu virus corona ini pun, tekandung pesan yang cukup mendalam.

BACA JUGA:  Widy Vierratale Buat Project Duo "GAZT" Bersama Adik

Pesan tersebut yaitu mengajak manusia agar berintropeksi diri agar jangan merasa menjadi manusia yang hebat/kuat, karena tanpa pertolongan Tuhan manusia adalah makhluk yang lemah. (BKarmila/Depokpos)

Komentar

Berita lainnya