oleh

Dukung Fungsi KNEKS, STEI SEBI Gelar ICWIEF 2020

Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) SEBI bekerjasama dengan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) mengadakan International Conference and Workshop on Academic Writing & Publication in Islamic Economics & Finance (ICWIEF) pada Selasa – Kamis, 3 – 4 Maret 2020 di Hotel Sofyan Cut Mutia, Jakarta. Acara yang bertujuan untuk mendukung fungsi KNEKS dalam membuat kebijakan Ekonomi Keuangan Syariah ini dihadiri oleh 35 orang peserta yang terdiri dari akademisi dan praktisi dari berbagai daerah.

Pada hari pertama (3/3/20), acara dimulai sejak pukul 08.30 WIB. Acara tersebut dibuka dengan pembacaan ayat suci Al – Qur’an dan dilanjutkan dengan sambutan yang disampaikan oleh Dr. Sutan Emir Hidayat selaku Direktur Bidang Pendidikan dan Riset Keuangan Syariah, Komite Nasional Ekonomi Keuangan Syariah (KNEKS), dan Sigit Pramono, Ph.D, CA, Ketua STEI SEBI Depok. Selanjutnya penyampaian materi pertama oleh Dr. Sutan Emir Hidayat dengan tema “The vital role of scientific research and publication to accelerate the development of Sharia economics and finance”. Dilanjutkan penyampaian materi kedua oleh Dr. Oni Sahroni, Lc., MA dengan tema “The importance of research and academic writing in contemporary fiqh muamalat”.

BACA JUGA:  Peduli Keselamatan Pekerja UMKM, Mahasiswa UI Berikan Video Edukasi dan Bantuan APD

Setelah break shalat dzuhur, dilanjutkan dengan coaching session yang berlangsung selama 3 jam. coaching session dibagi menjadi 5 kelompok, dan masing – masing kelompok dibimbing dengan 1 coach. Pada coaching session kali ini, menghadirkan coach yang kompeten di bidangnya antara lain Prof. Dr. Raditya Sukmana, Dr. Rizal Yaya, Dr. Murnaiti Mukhlisin, Hj. Atiqi Chollisni Nasution, Ph. D, Dr. Ai Nur Bayinah. Pada coaching session kali ini, peserta mempresentasikan jurnal penelitian yang telah dibuat dan para coach akan memberikan saran serta masukan.
Menuju sore hari, acara menjadi lebih semangat dengan hadirnya keynote speaker dari Malaysia yaitu Prof. Dr. Mohamad Akram Laldin selaku Direktur Eksekutif ISRA Malaysia. Beliau menyampaikan tema “Challenges and opportunities in research on Islamic commercial law for policy improvement”. Selanjutnya agenda pada hari ini ditutup dengan coaching session oleh Dr. M. Nur Rianto Al Arif, SE, M.Si (Editor in chief Journal of Al-Iqtishad, Signifikan, & Ekonomi).

BACA JUGA:  Unpak Wisuda 731 Lulusan, Vici Wisudawati Terbaik IPK 4.0

Pada hari kedua (4/3/20), acara dimulai dengan keynote speech yang disampaikan oleh Prof. Dr. M. Arskal Salim, Direktur pada Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama. Beliau menyampaikan tentang “Nurturing scientific traditions and Islamic intelligence to construct the foundation of science development and Islamic civilization”. Dilanjutkan dengan penyampaian materi ketiga oleh Noor Malihah, Ph.D dengan tema “Crafting Local researches to make them worth to be published internationally”. Kemudian dilanjukan dengan penyampaian materi keempat yang disampaikan oleh Sigit Pramono, Ph.D, CA, CPA, Ketua STEI SEBI dengan tema “Identifying and exploring the rich world of Islamic economics in Indonesia as a case study in scientific research”.

BACA JUGA:  Peduli Keselamatan Pekerja UMKM, Mahasiswa UI Berikan Video Edukasi dan Bantuan APD

Setelah break shalat dzuhur, agenda dimulai kembali dengan coaching session selama 3 jam oleh coach yang profesional dan ahli di bidangnya antara lain Dr. Ali Sakti, Noor Malihah, Ph.D, Prof. Raditya Sukmana, Dr. Murnaiti Mukhlisin, dan Dr. Ascarya, dan Dr. M. Nurianto Al Arif, S.E. Agenda coaching session ini menjadi agenda terakhir dalam acara International Conference and Workshop on Academic Writing & Publication in Islamic Economics & Finance (ICWIEF) 2020, kemudian acara ditutup dengan opening remarks dan foto bersama.
(Mau)

Komentar

Berita lainnya