oleh

Tajur Halang Jadi Lokasi Favorit Pencari Rumah Hunian

Berdasarkan survei Property Affordability Sentiment Index pada 2016 lalu, ternyata 98 persen dari konsumen properti di Indonesia menempatkan lokasi sebagai faktor penting dalam pemilihan hunian. Property Affordability Sentiment Index 2016 merupakan survei yang dilakukan Rumah.com bersama lembaga riset Intuit Research dari Singapura dengan total 1.030 responden dari seluruh Indonesia.

Survei yang dilakukan selama November-Desember 2016 juga mencatat akses menuju transportasi publik sebagai faktor penting ketiga setelah faktor lokasi dan lingkungan bagi para pencari properti di Indonesia dengan persentase sebesar 81 persen.

Hal tersebutlah yang kemudian menjadikan wilayah Tajur Halang yang merupakan perbatasan Depok dan Bogor ini semakin ramai bermunculan perumahan-perumahan baru dan siap ditempati. Lokasi yang masih segar dan asri serta kemudahan akses transportasi menjadi faktor kunci banyaknya pencari properti menjatuhkan pilihannya disini.

Demikian ditegaskan Haeqal Faqih selaku Project Manager di Harmony Land Group yang membangun Bogor Green Resort di wilayah Tajur Halang ini.

BACA JUGA:  Ini Protokol PSBB Proporsional yang Harus Diikuti

Selain itu, terdapat 2 stasiun KRL terdekat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan transportasi KRL di wilayah ini. Yaitu Stasiun besar Bojong Gede dan Stasiun besar Citayam. Hal ini makin memudahkan mobilitas masyarakat commuter line yang terbiasa naik KRL sebagai transportasi utamanya.

“Waktu tempuh adalah faktor utama, karena mempertimbangkan lalu lintas yang macet dan ketidakpastian di jalan raya. Perumahan yang berada dekat stasiun commuter line paling diburu oleh pencari properti,” jelas pria yang akrab disapa Faqih ini.

Bogor Green Resort ini hanya berjarak 200 meter dari Jalur BORR Bogor – Kemang menuju jalan Tol Depok – Antasari. Berada di pinggir jalur angkot 12, membuat Bogor Green Resort menjadi pilihan yang tepat dan sangat sesuai dengan kebutuhan pasangan muda yang mendambakan hunian dengan akses transportasi yang mudah dan terjangkau.

10 faktor utama yang menjadi pertimbangan pencari properti dalam memilih hunian:

1. Lokasi (98 persen)
2. Lingkungan (87 persen)
3. Akses menuju transportasi publik (81 persen)
4. Infrastruktur dan fasilitas sekitar (77 persen)
5. Harga per meter persegi (72 persen)
6. Luas bangunan (71 persen)
7. Desain dan konstruksi (64 persen)
8. Fasilitas dalam lingkungan properti (63 persen)
9. Rencana pengembangan area (57 persen)
10. Kesiapan untuk ditempati (56 persen)

Sumber: Survei Property Affordability Sentiment Index

Wilayah yang berbatasan langsung antara Kota Depok dan Kabupaten Bogor ini, merupakan wilayah yang prospektifitas kedepannya akan sangat cerah. Baik dari segi akses, perkembangan wilayah, maupun fasilitas umum.  Tajurhalang merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kecamatan Tajurhalang terbagi menjadi 7 desa, antara lain: Citayam, Kalisuren, Nanggerang, Sasak Panjang, Sukmajaya, Tajurhalang, dan Tonjong.

BACA JUGA:  Masih Muda dan Mulai Usaha, Why Not?

“Dengan keunggulan lain, seperti akses menuju transportasi publik yang memadai serta infrastruktur yang terus berkembang, Depok dan Bogor selalu berada dalam daftar lokasi favorit Pencari Properti pada situs-situs jual beli properti,” ujar Faqih.

Pembangunan perumahan di Kecamatan Tajur Halang ini sendiri sudah mulai masif dan gencar dilakukan. Hal ini adalah dampak dari perkembangan wilayah Tajurhalang, yang saat ini sedang dibangun jalan besar Bogor Outer Ring Road (BORR). Jalan ini bernama jalan Bomang (Bogor – Kemang), yang menghubungkan antara jalan Tegar Beriman Bogor, ke Jalan Kemang Parung. Kemudian tersambung langsung ke Jalan Tol Depok – Antasari melalui Jalur Tegar Beriman.

BACA JUGA:  Masih Muda dan Mulai Usaha, Why Not?

Komentar

Berita lainnya