oleh

Inovasi Bisnis ; Tren Xing Fu Tang Bubble Tea Sedang Naik Daun

Persaingan dunia saat ini begitu ketatnya, perusahaan dituntut keras untuk mempertahankan dan memperluas pangsa pasar yang dimilikinya. Perusahaan mengalami tantangan baik dari kompetitor lama maupun dari kompetitor baru, sehingga perusahaan berlomba-lomba untuk memperkenalkan produknya kepada konsumen dan memunculkan minat beli dari konsumen terhadap produknya yang pada akhirnya membuat konsumen loyal terhadap produknya. Bubble tea merupakan salah satu jenis minuman yang sedang selalu dicari dan diminati oleh semua orang dari berbagai usia.

Di Indonesia bubble tea sudah mencari bagian dari gaya hidup. Minuman dalam kemasan yang mudah untuk dinikmati ini berasal dari Taiwan. Minuman dari olahan teh, susu dan kopi dengan aneka rasa dan tambahan topping yang bermacam-macam ini masih menjadi tren minuman yang paling dicari di pusat perbelanjaan, foodcourt maupun tempat keramaian lainnya. Hal ini di dukung pula oleh cara pembuatannya yang mudah, mulai dari memasak bahan dasar sampai dengan memasak topping yang dengan cepat disajikan. Proses pembuatannya cukup mudah meskipun dalam kuantitas yang banyak, dan waktu yang singkat.

Bubble tea merupakan racikan antara teh yang dicampur, ditambahkan bola yang dibentuk dari tepung tapioka. Rasanya manis dengan kenyalnya bola tapioka, menambah kenikmatan dan kekayaan rasa yang terkandung di dalamnya. Bisnis bubble tea di Indonesia dan Asia tengah mencapai titik tertinggi. Beberapa gerai yang menjual minuman ini ditemukan antrian yang panjang. Bahkan di beberapa gerai ternama, perlu waktu 1-2 jam untuk menunggu antriannya demi menikmati minuman bubble tea.

Bubble tea berasal dari Taiwan sejak 1980-an di warung teh kecil, awal mulanya anak-anak sekolah dasar akan menanti untuk membeli secangkir teh yang menyegarkan setelah seharian bekerja keras dan bermain. Stand teh didirikan di depan sekolah dan akan bersaing untuk bisnis dengan teh terlaris. Seorang pemilik konsesi menjadi populer dengan tehnya ketika dia mulai menambahkan rasa buah yang berbeda ke tehnya. Karena rasanya yang manis dan dingin, anak-anak menyukai rasanya. Segera, konsesi lain mendengar tentang teh “unik” dan populer, sehingga mereka mulai menambahkan bumbu ke teh mereka. Saat menambahkan bumbu, teh dan bumbu perlu dikocok dengan baik agar rasanya enak. Ini membentuk gelembung dalam minuman, yang kemudian dikenal sebagai “Teh Bubble.”

Pada tahun 1983 boba diperkenalkan di Taiwan oleh Liu Han Chien pemilik toko teh asal Taiwan bernama “Chung Shui Tang”. Boba sebenarnya adalah makanan penutup tradisional yang disebut “Fen Yuan” , yaitu pudding dari tapioka dengan rasa manis yang biasanya disajikan dengan es air gula. Orang Taiwan kemudian menuangkan bola tapioka tersebut ke dalam es teh sebagai tambahan untuk menikmati teh. Karena semua orang menyukainya, akhirnya membuat teh boba tersebut menjadi produk yang dijual di toko milik Liu Han Chien.

Hingga akhirnya tahun 1990, buble atau boba menjadi sebuah sensasi di Asia. Minuman buble punya kekuatan inovasi yang besar. Minuman ini terus bertransformasi dan menciptakan daya tarik. Rasa baru terus bermunculan, tampilannya pun kian beragam. Misalnya brown sugar boba yang tengah digandrungi oleh anak anak muda saat ini.

Salah satu brown sugar boba yang tengah naik daun saat ini adalah Xing Fu Tang brand minuman asal Taiwan yang baru saja melakukan Grand Opening tepatnya di Lippo Mall Puri pada tanggal 14 Juni 2019.

Sebut saja Vancelia Wiradjaja, Ceo Xing Fu Tang Indonesia. Dalam wawancaranya di salah satu akun youtube bernama “LandX ID” mengatakan “produk Taiwan seperti chattime, shihlin aku merasa mungkin masyarakat Indonesia bisa accept there these private untuk masuk, sampai akhirnya aku googling vacation places capfriendly dan Taiwan camp up, dan yang aku liat Taiwan khas banget sama minuman bubble tea,dan memang ternyata bubble tea disana kayaknya bukan trend tapi culture for Taiwan and societed for country”

Vancelia melihat tren brown sugar lagi naik, akhirnya Vancelia mencoba semua minuman bubble tea brand yang ada di Taiwan untuk mencari terbaik. Akhirnya Xing Fu Tang lah yang dipilih Vancelia, why Xing Fu Tang ? menurut Vancelia “Dari taste ways, dari pakcagingnya aku ngerasa cupnya lucu ya jadi menurut aku over all cocok terutama dari segi rasa sih” setelah hampir setengah tahun Vancelia mengurus berkas untuk friencase ke Indonesia and the last pada tanggal 14 Juni 2019 Xing Fu Tang resmi Grand Opening di Lippo Mall Puri.

Strategi yang Xing Fu Tang untuk mencari konsumen membuka gerai di mall-mall menengah keatas. Strategi ini merupakan pilihan yang tepat karena dengan begitu Xing Fu Tang dengan mudahnya mendapatkan perhatian para konsumen. Dan juga Mengundang 10 influencer untuk mencoba Xinng Fu Tang kemudian memberikan review kepada pengikutnya di Instagram. Selain itu menggunakan sosial media seperti, Instagram ads, Facebook ads dan Platform digital lainnya.

Gerai Xing Fu Tang memiliki konsep small cafe, sehingga pengunjung bisa duduk santai sambil menikmati minuman favoritnya. Xing Fu Tang berhasil membuat brand mereka menonjol dengan cara menggunakan boba yang diprosuksi sendiri. Di saat kompetitornya memakai boba siap saji buatan prosuksi pabrik, Xing Fu Tang membuat bobanya dari nol, di gerai dimana mereka jual.

Xing Fu Tang punya cara penyajian yang berbeda. Seperti gerai minuman lain, gerai ini juga punya ragam varian minuman. Xing Fu Tang punya menu andalan yang kini jadi buruan banyak orang yaitu Brown Sugar Boba Milk. “Yang membuat Xing Fu Tang beda memang dari cara pembuatan bobanya,” ujar Vancelia Wiradjaja, selaku owner dari Xing Fu Tang Indonesia kepada detikFood pada Selasa (18/06)

Ini adalah inovasi utama dari brand differentiation mereka, yaitu penggunaan bahan-bahan fresh dan handmade sehingga kualitas minuman mereka bisa mengguli buatan pesaing mereka yang menggunakan bahan siap pakai. Para customer menyaksikan pembuatan butiran boba tersebut selagi menunggu pesaanan mereka. Karena customer melihat sendiri proses produksi dan quality control minuman mereka, ini secara tidak langsung berdampak pada meningkatnya tingkat kepercayaan dan kepuasan mereka akan brand Xing Fu Tang.

Bahan-bahan yang dibuat untuk boba adalah bahan-bahan alami, dengan campuran tepung tapioka, brown sugar dan air hangat. Kemudian dikukus dan dimasak kembali dengan brown sugar hingga tercampur rata. Aroma gula merah yang menguap dari gerai minuman ini membuat semua orang penasaran dengan rasanya. Ditambah lagi susunya yang creamy, merk susu yang dipakai berbeda dengan merk susu yang dipakai para kompetitor lain, selain itu konsisten cheawy bobanya dan besarnya sama.

Xing Fu Tang disajikan dengan cup anti panas yang didatangkan langsung dari Taiwan dilumuri dengan boba brown sugar yang masih panas. Kemudian ditambah dengan es batu dan susu segar plus krimer.Untuk ukuran cup Xing Fu Tang memakai cup sedang dengan harga Rp 38.000 kamu bisa menikmati brown sugar boba milk. Brown sugar boba milk berisi boba, susu segar dan krimmer dengan sensasi rasa susu plus gula merah yang tidak terlalu manis. Sebelum menikmati dianjurkan untuk mengaduk 18 kali supaya benar-benar rasa manisnya itu didapatkan langsung dari bobanya saja.

Menurut review salah satu akun youtuber “Dennis Suryana” setelah melakukan komper miunuman bubble antara Xing Fu Tang dengan Xi Boba Dennis berpendapat “kalau dari rasa Xi Boba lebih berani buat nendangin rasa manisnya, sedangkan Xing Fu Tang lebih cari aman engga terlalu manis karena mungkin dia lebih tenar maka dia memikirkan kesehatan para customer takut diabetes kalau terlalu manis.”

Peranan inovasi dan kreativitas dalam pengembangan produk memegang peranan penting dalam memegang pengembangan produk. Inovasi adalah sebuah pembaruan atau penemuan baru yang berbeda dari sebelumnya. Di dalam bisnis, inovasi merupkan salah satu faktor penting keberhasilan sebuah usaha. Sebuah bisnis yang ingin berkembang dan maju tentu selalu berusaha untuk meningkatkan daya saing bisnis. Bisnis yang memiliki daya saing tinggi akan menjadi bisnis yang kompetetif. Salah satu contoh bisnis yang memilki daya saing tinggi adalah bisnis minuman bubble tea yang banyak diminati di era zaman sekarang ini, Xing Fu Tang salah satunya yang memiliki inovasi bisnis yang berbeda dengan kompetitornya.

Gerai Xing Fu Tang memiliki konsep small cafe, sehingga pengunjung bisa duduk santai sambil menikmati minuman favoritnya. Xing Fu Tang berhasil membuat brand mereka menonjol dengan cara menggunakan boba yang diprosuksi sendiri. Di saat kompetitornya memakai boba siap saji buatan prosuksi pabrik, Xing Fu Tang membuat bobanya dari nol, di gerai dimana mereka jual.

Ini adalah inovasi utama dari brand differentiation mereka, yaitu penggunaan bahan-bahan fresh dan handmade sehingga kualitas minuman mereka bisa mengguli buatan pesaing mereka yang menggunakan bahan siap pakai. Para customer menyaksikan pembuatan butiran boba tersebut selagi menunggu pesaanan mereka. Karena customer melihat sendiri proses produksi dan quality control minuman mereka, ini secara tidak langsung berdampak pada meningkatnya tingkat kepercayaan dan kepuasan mereka akan brand Xing Fu Tang.

Inovasi lainnya Xing Fu Tang menggunkan cup anti panas karena boba yang baru disajikan terasa panas. Dan untuk rasa Xing Fu Tang lebih cari aman tidak terlalu manis karena Xing Fu Tang lebih tenar maka lebih memikirkan kesehatan, di khawatirkan customer “diabetes” jika terlalu manis. Ditambah lagi susunya yang creamy, merk susu yang dipakai berbeda dengan merk susu yang dipakai para kompetitor lain, selain itu konsisten cheawy bobanya dan besarnya sama. | Nazula Chandra Kartika

Komentar

Berita lainnya