oleh

Dompet Dhuafa Distribusikan Beras SAE ke Korban Banjir di Jakarta

JAKARTA- Curah hujan yang tinggi menutup tahun 2019 dan mengawali masuknya tahun 2020. Gempita perayaan malam tahun baru menjadi duka bagi sebagian besar warga Jakarta. (Senin, 6/1/2020)

Banjir menyapa sebagian besar pemukiman di Jakarta. Tak pelak, ini pula yang dirasakan oleh warga Gunuk, Pejaten Timur. Pemukiman yang cukup padat dan berdampingan dengan Sungai Ciliwung menjadi kendala tersendiri saat terjadinya banjir. Kerap menyulitkan evakuasi dan distribusi bantuan.

Walaupun tidak setiap musim hujan masyarakat disini kebanjiran, karena memang sangat jarang sekali terjadinya banjir. Kawasan ini cukup tinggi, sehingga terhindar banjir musiman, namun tidak kali ini.

BACA JUGA:  Soal Pergub 41 Tahun 2020, FWJ Realisasi 1000 Masker

“Bantuan logistik yang sangat dibutuhkan adalah makanan, air bersih, selimut dan alat kebersihan. Bantuan logistik yang diberikan oleh Dompet Dhuafa sangat berguna bagi kami,” ungkap Ummiyanah, perwakilan ibu-ibu PKK.

Saat menerima bantuan, ada sesuatu yang berbeda, yaitu beras. Kami perhatikan secara seksama, berbeda dengan bantuan dari lembaga atau lainnya. Beras yang dikirimkan oleh Dompet Dhuafa adalah beras tanpa pestisida, dikemas sangat apik dan rapih. Bantuan dari lembaga lain biasanya hanya beras eceran yang kualitasnya rendah. Kamipun langsung memasak beras SAE ini di dapur umum di posko banjir RW 03, Pejaten Timur. RW 03 terdiri atas 10 RT, dan yg terdampak musibah banjir adalah 7 RT. Ternyata, masyarakat yang merasakan semua sontak bilang, ini beras enak banget. Serasa hilang penat akibat banjir yang menimpa saat menikmati pulennya nasi dari beras SAE ini. Ungkap sebagian ibu yang disampaikan langsung oleh Ummiyanah.

BACA JUGA:  Zakat Perkuat Ekonomi Masyarakat

“Kami adalah relawan Dompet Dhuafa mewakili para donatur untuk menyampaikan pesan kebaikan mereka dalam bentuk barang untuk bapak ibu yg terkena musibah. Semoga ini bisa sedikit membantu kebutuhan saat ini. Kami akan terus berusaha untuk melayani masyarakat yang membutuhkan.” Tutup Syaiban sesaat sebelum meninggalkan lokasi.

Komentar

Berita lainnya