oleh

Dewi Anggraini Wakil Asia-Oceania di Ajang Ekspedisi Internasional

Fjällräven, brand outdoor ternama asal Swedia telah mengumumkan peserta yang lolos pada ajang ekspedisi internasional Fjällräven Polar 2020. Para peserta yang lolos akan mendapatkan kesempatan menjelajahi 300km Lingkar Arktik dan merasakan sensasi dinginnya Lingkar Arktik. Ajang ekspedisi Internasional tahunan tersebut digelar sejak tahun 1997. Untuk lolos pada Fjällräven Polar 2020, para peserta diharuskan melakukan campaign melalui sosial media dan komunitas pecinta alam untuk mendapatkan dukungan berupa voting sebanyak-banyaknya. Pemenang dinilai berdasarkan jumlah voting dan juga pertimbangan dewan juri. Pada Fjällräven Polar 2020 yang akan diselenggarakan 30 Maret sampai 5 April mendatang, jumlah peserta yang lolos dari seluruh dunia berjumlah 22 orang.

BACA JUGA:  Jelang Munas V(irtual) Hidayatullah Gelar Berbagai Acara

Dewi Anggarini Nurfadilah salah satu peserta perempuan asal Indonesia berhasil lolos dan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti Fjällräven Polar 2020 setelah berhasil mengumpulkan 34387 votes. Perempuan yang akrab dipanggil Dewi tersebut akan mewakili zona Asia-Oseania (Indonesia, Malaysia, Vietnam, Filipina, Singapura, Australia, New Zealand, dan Thailand) di ajang bergengsi Internasional Fjällräven Polar 2020.

Alhamdulillah, impian saya untuk mengibarkan merah putih di kancah global melalui ekspedisi ke Lingkar Arktik pada ajang Fjällräven Polar 2020 terkabul. Saya juga bangga menjadi perempuan Indonesia pertama yang akan berangkat ke Lingkar Arktik selama acara Fjällräven Polar 2020,” papar Dewi.

BACA JUGA:  Tahap IV Beasiswa Sarjana LUAS Dimulai

Dewi Anggraini Nurfadilah merupakan seorang pendaki gunung yang sudah menjelajahi lebih dari 20 Gunung di Nusantara. Gunung Slamet, Sumbing, Cikurai, Papandayan, Gede Pangrango, Merbabu, Prau, Guntur, Kerinci, Lembu, Ciremai, Semeru, Bromo , Latimojong, Lawu, Raung, Argopuro, Sindoro, Ijen, Binaiya, dan Ambon. Mendaki gunung sudah menjadi hobi dan passion bagi perempuan hijab berusia 30 tahun tersebut.

BACA JUGA:  Peningkatan Sektor UMKM Lokal dengan Sistem E-Commerce

“Lolos dalam Fjällräven Polar 2020 membuktikan bahwa hasil tidak pernah mengkhianati kerja keras,” pungkasnya.

Komentar

Berita lainnya