oleh

PERSIB Legend Tour 2019 Ditutup dengan Berbagi Kebahagiaan

“All Good Things Must Come to an End,” setelah sukses menyajikan pertandingan seru di Kabupaten Garut dan Kabupaten Majalengka, Palabuhan Ratu menjadi pelabuhan terakhir PERSIB menutup serangkaian acara PERSIB Legend Tour 2019. Lewat pertandingan yang sangat seru, PERSIB sukses menghibur masyarakat Sukabumi. Meski pertandingan berakhir dengan skor imbang 1-1, masyarakat Sukabumi sangat antusias dan bersemangat mengikuti serangkaian acara yang juga dimeriahkan oleh dua pemain muda berbakat PERSIB, Gian Zola dan Mario Jardel.

“Kami sangat senang bisa hadir di Sukabumi bertemu dengan para Bobotoh di sini dan antusiasme mereka sangat luar biasa. Kalau sebelumnya Kang Henhen Herdiana dan Erwin Ramdani yang diajak ke Garut, kali ini kami sangat beruntung bisa diajak ikut acara yang meriah ini. Bagi kami Bobotoh adalah pemain ke-12, melalui dukungan yang disampaikan mereka sudah berjuang membantu kami memperoleh hasil yang maksimal. Kami akan berjuang mati-matian di sisa pertandingan musim ini dan kami tidak akan mengecewakan dukungan dari para bobotoh,” ujar pemain berbakat jebolan Diklat PERSIB, Mario Jardel.

BACA JUGA:  Inovasi CePAD, Alat Tes Covid-19 yang Lebih Akurat dari Unpad

Berbagai momen indah menghiasi rangkaian acara tersebut, dimulai dengan hujan yang mengguyur tampak tidak menyurutkan semangat bobotoh menonton pertandingan dan mengikuti rangkaian acara hari Sabtu sore itu. Di akhir pertandingan, tidak hanya masyarakat yang membawa pulang kenangan manis, tetapi juga para pemain PERSIB dengan munculnya spanduk bertuliskan “Selamat Datang Legend” yang sudah disiapkan oleh masyarakat Sukabumi. Tidak berhenti sampai sajian pertandingan seru, PERSIB juga menghadirkan seragam acara hiburan seru bagi masyarakat Sukabumi dan ditutup dengan kegiatan nonton bersama pertandingan PERSIB lawan PSS Sleman pada malam harinya.

BACA JUGA:  Jabar Segera Miliki Perda Pesantren

Acara PERSIB Legend Tour dimulai dengan cara spektakuler di kota Garut dimana pesta gol disajikan oleh kedua tim. Meski sudah lama tak merumput di lapangan hijau, PERSIB Legend mampu menunjukkan tajinya dan memenangkan pertandingan dengan skor 7-6. Awal yang baik menjadi bekal PERSIB Legend saat menghadapi Interaction All Star di kota berikutnya, Majalengka. Berbanding terbalik dengan harapan dan jumlah gol di pertandingan pertama, PERSIB Legend harus mengakui keunggulan lawan dengan kekalahan 1-0. Namun dibalik kekalahan tersebut, kemeriahan dan antusiasme Bobotoh semakin menjadi akan pertandingan sengit dan permainan cantik yang ditunjukkan PERSIB Legend dalam mengolah si kulit bundar.

PERSIB Legend Tour menjadi kesempatan bagi PERSIB untuk menghidupkan kembali masa-masa kejayaan tim sepak bola profesional asal Bandung melalui pertandingan-pertandingan apik dari pemain legenda tim PERSIB pada musim 1994-1995. PERSIB merupakan satu-satunya klub sepakbola di Indonesia yang pertama kali mengadakan acara yang berkolaborasi dengan para pemain legend dalam suatu pertandingan dan menjadikan momen interaksi bagi PERSIB untuk mendekatkan diri dengan masyarakat Jawa Barat dengan serangkaian acara hiburan yang menghadirkan pemain dari tim PERSIB musim 2019 ini. Tercatat Henhen Herdiana, Erwin Ramdani, Gian Zola, dan Mario Jardel turut berpartisipasi dalam memeriahkan acara PERSIB Legend Tour 2019 ini. Melihat tingginya kesan positif dan antusiasme masyarakat Jawa Barat atas acara ini, besar harapan masyarakat Jawa Barat untuk berinteraksi lebih sering dengan tim sepak bola kebanggan Jawa Barat, PERSIB Bandung.

Komentar

Berita lainnya