oleh

Mengelola Sampah Menjadi Peluang

Sampah menjadi masalah besar di lingkungan masyarakat terutama di Indonesia, bagaimana tidak? Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menuturkan bahwa produksi sampah di Indonesia mencapai 175.000 ton per hari atau setara dengan 65 juta ton per tahun. Dan dari sampah-sampah ini per tahunnya Indonesia kehilangan 37 triliun pertahun untuk biaya lahan TPA (tempat Pembuangan Akhir).

Sebenarnya sampah-sampah yang ada bisa kita kelola menjadi mutiara, maksudnya bukan menjadi jenis mutiara melainkan keberhargaannya yang akan dicari dan tidak diremehkan. Sehingga kerugian ini sebenarnya bisa dirubah 360˚ oleh masyarakat Indonesia menjadi sebuah keuntungan.

Lalu bagaimana caranya?, banyak sekali perusahaan-perusahaan yang sudah berdiri di Indonesia yang menyediakan solusi Indonesia bersih seperti perusahaan Ii- Indonesia, mereka membeli sampah-sampah di masyarakat dan mengolahnya kembali. Sampah yang selama ini kita anggap tidak berharga, ternyata memiliki nilai rupiah. Memang dari hasil penjualan sampah ini tidaklah menghasilkan uang yang banyak, tapi coba bayangkan!, jika dihitung dalam skala banyak tentunya bukanlah jumlah rupiah yang sedikit.

BACA JUGA:  Merangkul Milenial, Kenali dan Pahami Karakteristiknya

Misalnya, di sebuah perumahan ada 100 atap rumah, dan dalam satu rumah mampu menjual sampah seharga Rp. 5.000 per minggu, maka satu prumahan pun jika dikumpulkan per minggu mendapatkan penghasilan Rp.500.000. ini suatu hal yang fantastik untuk pendapatan dari hasil penjualan yang bernama ‘Sampah’. Semua ini kuncinya hanya satu, yaitu kesadaran dari masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.

BACA JUGA:  Apa Itu Literasi ?

Dari program peduli lingkungan ini juga, maka kita telah ikut andil menyelamatkan 37 triliun kas Negara serta mampu mengurangi kadar ton sampah setiap setiap tahunnya, Sekarang mari kita selaku masyarakat Indonesia mulai berfikir cerdas, jika sampah yang biasanya hanya menjadi benalu tanah negara kenapa tidak kita kelola saja jadi mutiara? , bukankah yang untung juga kita? , pertama penghasilan bisa bertambah serta kedua lingkungan akan ramah.

BACA JUGA:  Jangan Anti Nasihat!

Sintia Sinta, STEI SEBI

Komentar

Berita lainnya