oleh

Komunitas Muslimah Menulis Depok Gelar Training Kepenulisan

DEPOK – Komunitas Muslimah Menulis Depok menggelar acara training kepenulisan dengan tema: Bedah Tulisan Peserta Pelatihan di TK Alif, Panmas, Depok, Ahad, 1 Desember 2019.

Dalam acara tersebut. Joko Prasetyo, jurnalis, yang memberikan materi memaparkan bahwa dalam membuat tulisan opini, yang pertama kali penulis harus lakukan adalah menentukan target yang hendak dicapai.

“Dalam menulis harus ada target yang hendak dicapai, yakni mudah dipahami dan tepat sasaran,” ungkap Joko Prasetyo.

BACA JUGA:  Ini Mekanisme Permohonan Sedot Tinja di Depok

Di hadapan sekitar 25 peserta training kepenulisan, Lulusan Ilmu Jurnalistik UIN Bandung pun mengungkapkan, yang harus dilakukan penulis agar target opini mudah dipahami dan tepat sasaran yakni: Pertama, pesan yang ingin disampaikan cukup satu saja. Jika menyampaikan dua pesan, tulisan tidak akan fokus.

Kedua, carilah judul yang dibatasi oleh satu masalah yang sangat sempit. Ketiga, buatlah kalimat aktif. Keempat, paragraf pertama bahas permasalahannya dan paragraf kedua merupakan sikap penulis. Atau bisa juga dibalik, paragraf pertama bahas sikap penulis dan paragraf kedua bahas permasalahannya. Kelima, bedakan redaksi data dan data. Sebagai penulis jangan mengambil redaksi data (copy paste) dari tulisan orang lain tapi ambil datanya saja dengan tak lupa menyantumkan sumbernya.

BACA JUGA:  SMP Avicenna Cinere Raih Peringkat 3 Tingkat Nasional OPSI 2019

“Jika target pesan opininya untuk remaja, maka gaya tulisan harus disesuaikan dengan mereka (remaja). Misal, untuk paragraf awal, bahas sesuatu yang digandrungi oleh para remaja saat ini. Lalu sampaikan permasalahannya dan siapa yang menyebabkan permasalahan itu paragraf kedua sampai akhir,” pungkasnya. [] Yuli Rahma/Siti Aisyah

Komentar

Berita lainnya