oleh

Tips Beli Kendaraan Bermotor Pertama Kali

Baru pertama kali beli motor? Memilih kendaraan memang tidak boleh sembarangan, apalagi asal beli tanpa ada pertimbangan. Membeli atas dasar suka memang boleh-boleh saja, tapi sebaiknya pilih yang paling pas dan tepat untuk Anda gunakan.

Sampai sekarang ini, motor masih tetap merupakan kendaraan favorit pilihan banyak orang di Indonesia. Bukan hanya karena harga belinya yang lebih terjangkau dibanding kendaraan pribadi lainnya. Tetapi juga karena kendaraan roda dua ini dinilai lebih cepat dan hemat digunakan untuk menunjang mobilitas sehari-hari.

Tips Pertama Kali Beli Motor

Tidak sedikit orang yang merasa menyesal setelah membeli motor baru karena suatu hal. Entah itu bosan atau kecewa dengan motor yang dibelinya, baik karena desain dan kualitas bodi ataupun ketahanan mesin yang tidak memuaskan. Untuk itu, agar Anda tidak menyesal di kemudian hari, perhatikan tips-tips berikut ini:

1. Beli di Dealer Resmi

Sebelum memilih-milih motor yang akan dibeli, pastikan Anda telah menentukan tempat pembelian atau dealer motor yang resmi. Anda bisa melakukan sedikit survey dengan mengecek harga di beberapa dealer berbeda untuk perbandingan.
Dealer yang tidak resmi biasanya menawarkan diskon yang besar atau hadiah yang bagus. Jika dealer yang Anda pilih memasang harga terlalu miring, maka Anda patut waspada dengan kualitas motor yang dijual.

2. Periksa Review Kendaraan

Perhatikan spesifikasi dari motor yang Anda pilih dan jangan lupa periksa juga tanggapan atau review orang lain terhadap motor tersebut. Anda bisa mencari review motor ini di blog otomotif atau forum-forum otomotif di internet maupun vidio dari YouTube. Baca dan perhatikan semua informasi yang tertera dengan cermat dan teliti. Hal ini bisa jadi pertimbangan bagi Anda untuk menentukan apakah motor tersebut adalah pilihan yang tepat atau tidak.

BACA JUGA:  Kontroversi Vaksin Dengvaxia di Indonesia

3. Pilih yang Sesuai Kebutuhan

Sebelum membeli barang, Anda tentu harus menyesuaikan dengan kebutuhan. Hal ini berlaku juga ketika membeli motor, apakah motor akan digunakan untuk berangkat kerja, sekolah atau belanja. Sebab ada beberapa motor yang memiliki fungsi dan kegunaan masing-masing. Dengan mengetahui kebutuhan, Anda bisa menentukan pilihan antara motor bebek, sport, matic atau lainnya.

4. Cek Kondisi Kendaraan dan Lakukan Tes Drive

Ketika akan membeli motor, jangan hanya mengecek bodi luarnya saja. Tetapi cek juga kondisi mesin, irit tidaknya bahan bakar, adanya dokumen pajak serta kesesuaian harga dengan kualitas motor dan lain sebagainya. Jika diperbolehkan oleh penjual, jangan lupa lakukan tes drive sebelum membeli untuk mengetahui nyaman tidaknya motor saat digunakan berkendara.

5. Sesuaikan dengan Budget

Meskipun Anda sudah cocok dengan sebuah motor, Anda harus menyesuaikan harga motor dengan budget yang dimiliki. Jangan sampai Anda membeli motor yang harganya mahal melebihi dana yang disiapkan. Hindari juga memaksakan keinginan membeli secara tunai motor yang tampilannya terlihat keren. Intinya, belilah motor yang harganya sesuai dengan kemampuan Anda.

BACA JUGA:  Mengenal Jenis-jenis Bullying pada Anak dan Pecegahannya

6. Asuransikan Kendaraan Motor

Selama ini Anda mungkin lebih banyak mengenal tentang jenis asuransi mobil. Namun selain itu, memiliki asuransi untuk motor juga tidak kalah penting. Khususnya jika motor Anda memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Anda bisa mengunjungi website resmi Futuready.com untuk membeli beragam jenis asuransi yang Anda butuhkan dengan mudah secara online.

Cara Inreyen Yang Baik dan Benar Untuk Motor Baru

Bagi Anda yang baru pertama kali membeli motor, penting diketahui bahwa motor baru perlu masa inrayen agar lebih awet dan tahan lama. Masa inrayen atau break-in sendiri adalah masa di mana komponen-komponen mesin tengah dalam masa penyesuaian. Masa ini sangat penting bagi sebuah motor baru, karena itulah harus dilakukan dengan cara yang baik dan benar, seperti berikut ini:

1. Usahakan Tidak Memperlakukan Motor Secara Ekstrim

Pada saat 500 Km pertama, usahakan untuk tidak memperlakukan motor Anda secara ekstrim. Seperti menekan tuas gas terlalu penuh saat start, melaju dengan kecepatan tinggi, atau mengerem secara mendadak. Kesalahan memperlakukan motor ini akan memicu kerusakan komponen karena gesekan berlebihan yang mengakibatkan motor tidak dapat bekerja dengan optimal.

2. Hindari Berkendara Secara Ekstrim di Jalanan Licin

Mengendarai motor dalam kecepatan tinggi sangat dilarang, apalagi di jalanan yang basah dan licin. Bukan hanya karena beresiko terjadi kecelakaan, tapi juga karena dapat mempengaruhi keawetan komponen motor terutama ban. Pasalnya ban motor baru masih dalam proses beradaptasi sehingga grip yang dihasilkan di atas jalanan masih belum optimal.

BACA JUGA:  Dampak Stigma Masyarakat Bagi Kesembuhan Penderita Gangguan Jiwa

3. Jangan Gunakan Mengangkut Beban Berlebih

Menggunakan motor untuk mengangkut beban berlebihan akan memberatkan komponen yang ada pada motor sehingga membuatnya tertekan. Akibatnya, usia komponen-komponen motor akan menjadi lebih pendek alias cepat rusak dan masa pemakaian motor ke depannya juga akan berkurang.

4. Ganti Oli Motor Secara Teratur

Gantilah oli motor dengan yang baru setelah menempuh jarak 1000 Km pertama atau 2 bulan setelah penggunaan. Hal ini dilakukan agar sisa-sisa partikel hasil gesekan antar komponen dapat larut dan terbuang bersama oli bawaan motor. Tujuannya ialah untuk memudahkan kinerja komponen motor dan menghindari penggumpalan partikel sisa.

5. Biasakan Diri dengan Motor Baru

Dengan membiasakan diri Anda dengan motor baru, Anda bisa lebih memahami karakter motor. Sehingga Anda bisa tahu dengan pasti kualitas motor Anda di kondisi dan medan tertentu. Selain itu, Anda juga harus menyesuaikan diri Anda sendiri untuk mencegah resiko akibat kelalaian pengendara.

Itulah hal-hal yang harus diperhatikan bila Anda membeli motor baru, terutama untuk yang pertama kalinya. Jika masih bingung, ajaklah teman yang lebih mengerti tentang motor untuk menemani Anda saat membelinya.

Komentar

Berita lainnya