oleh

Facebook dan Instagram Larang Penggunaan Emoji Seksual

-Tekno-294 views

Baru-baru ini, Facebook memutuskan untuk mengambil sikap formal terhadap ajakan seksual online. Untuk mengatasi masalah ini, raksasa media sosial telah memperbarui Standar Komunitasnya (Community Standards), yang secara efektif melarang penggunaan emoji tertentu di Facebook dan Instagram.

Lebih tepatnya, Facebook telah melarang penggunaan terong dan emoji buah persik ketika digunakan bersama berbagai jenis konten seksual. Standar Komunitas Facebook yang diperbarui tidak menargetkan emoji berdasarkan nama melainkan merujuk pada “emoji seksual” sebagai subjek yang dipertanyakan.

Menurut situs berita industri dewasa XBIZ (NSFW), akun pengguna dapat ditandai atau dihapus jika salah satu kontennya berada di bawah kriteria samar-samar yang dijabarkan Facebook dalam Standar Komunitasnya. Instagram mengklarifikasi proses ini ke The New York Post.

BACA JUGA:  Desain Baru Beranda Youtube, Tampilan Video Lebih Sedikit

“Konten hanya akan dihapus dari Facebook dan Instagram jika mengandung emoji seksual bersama permintaan implisit atau tidak langsung untuk gambar telanjang, seks atau mitra seksual, atau percakapan obrolan seks,” kata Instagram.

Facebook mengklaim tidak hanya mengambil tindakan terhadap emoji. Inisiatif baru ini menargetkan segala jenis ketelanjangan dan percakapan seksual.

Satu-satunya pengecualian definitif untuk kebijakan baru ini adalah ketika konten menarik perhatian pada kekerasan dan eksploitasi seksual. Itu berarti bahkan beberapa meme dan gif favorit internet dapat membuat pengguna ditandai atau bahkan diblokir.

BACA JUGA:  Logo Baru Facebook, Integrasikan Instagram dan WhatsApp?

Oleh karena itu, pengguna kedua media sosial ini disarankan untuk setidaknya mengetahui gambaran besar dari tiap update kebijakan kedua aplikasi tersebut, agar nantinya bisa terus aman dan nyaman untuk menggunakan media sosial. (Fajar Tri Akbar)

Komentar

Berita lainnya