oleh

Baznas Depok Bentuk Unit Pengumpul Zakat di Sekolah Negeri

DEPOK – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Depok mengukuhkan sebanyak 272 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Sekolah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 246 berasal dari jenjang SD Negeri (SDN), sisanya dari SMP Negeri (SMPN) Kota Depok.

“Para pengurus ini nantinya bertugas di masing-masing satuan pendidikan, guna menghimpun dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari warga sekolah, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN),” kata Kepala Baznas Depok, Encep Hidayat usai pengukuhan di Masjid Balai Kota, Rabu (20/11/2019).

Dikatakannya, apabila di satu sekolah terkumpul minimal Rp 1 juta, maka pendapatan secara keseluruhan bisa mencapai Rp 300 juta setiap bulannya. Uang tersebut, sambungnya, akan dikembalikan lagi pada sekolah-sekolah yang membutuhkan bantuan melalui program Depok Cerdas.

BACA JUGA:  Wali Kota Depok: "Kolaborasi Antar Daerah Sangat Penting"

“Terutama mengakomodir biaya pendidikan pelajar prasejahtera atau peningkatan sarana dan prasarana ibadah,” ujarnya.

Lebih lanjut, ucap Encep, demi meningkatkan kualitas, pihaknya juga akan melakukan pembinaan terhadap pengurus UPZ atau amilin sekolah. Salah satunya terkait cara perhitungan zakat baik fitrah maupun maal.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Mohammad Thamrin, mendukung adanya pengurus UPZ di sekolah. Dengan demikian, organisasi ini memiliki legalitas hukum yang jelas.

BACA JUGA:  Mengenal Duta Genre Kota Depok 2020

“Maka nanti tidak perlu risau, karena izinnya sudah jelas. Jadi ini bukan punggutan liar,” tutupnya.

Komentar

Berita lainnya