oleh

Mengenal Bang Fahmi, Inisiator Kaos Budaya Khas Depok “Brendong Petong”

Bermanfaat bagi setiap orang lain merupakan yang diharuskan oleh tiap orang lain karena tidak semua orang peduli akan hal itu bahkan mungkin dia hanya memikirkan diri sendiri seperti merasa aman, nyaman, dan tentram dalam kehidupannya. Namun, memiliki nilai lebih bagi setiap orang untuk mengambil jalan mengabdi untuk masyarakat. Memberikan kebermanfaatan kepada orang memiliki banyak cara yang diambil. Dimulai berniat dan tekad untuk membantu lingkungan sekitar.

Untuk memberikan suatu manfaat itu kita tidak usah menunggu tua bahkan dari sejak muda pun kita seharusnya sudah memberikan manfaat untuk negeri minimal manfaat untuk masyarakat sekitar tempat tinggal kita. Belajar dari sosok yang sangat luar biasa anak muda yang usianya tidak jauh beda dengan saya, beliaulah sosok anak muda yang inspiratif yang penuh dengan energi dalam kebermanfaatan dan mengorbankan usia mudanya untuk bersusah-susah dahulu. Beliaulah sosok pelaku Wirausaha Sosial yang cukup sukses dimana usahanya demi membantu dan memberdayakan masyarakat pengangguran lewat usaha Sablonnya.

Sosok asli anak Depok, Kampung Pondok Rangga. Dan sering kita sapa dengan sebutan Bang Fahmi Fazri. Beliaulah seorang muda yang baru saja menyelesaikan perkuliahannya dengan gelar S.E disalah satu perguruan tinggi STEI SEBI memiliki usaha dengan nama Fams Cloth.

BACA JUGA:  Memulai UKM Lewat Keripik Kentang di Usia Muda

Bang Fahmi mengajarkan masyarakat sekitar bagaimana cara memiliki skill sablon walaupun mereka tidak sekolah dan bahkan sekolahnya paling tinngi saja sampai sebatas SMP saja. Dengan semangat dan gigih beliau mengajarkan mereka dengan sabar dan ikhlas.

Karena beliau tahu ketika kita melakukan kebaikan pasti Allah balas, kalau tidak didunia sekarang ini paling tidak Allah akan membalasnya di Akhirat kelak.

BACA JUGA:  DPAPMK Lakukan Evaluasi Penyelenggaraan Sekolah Ramah Anak di SMPN 3 Depok

Beliau lebih senang mengajarkan orang-orang “amatir” tetapi dia mau belajar, itu lebih baik dibandingkan beliau mengajarkan tenaga ahli yang akan meningkatkan usahanya tetapi beliau lebih senang mengajarkan mereka. Karena kata beliau ada kesenangan dihati yang tidak bisa dibayarkan begitu saja.

Sehingga beliau banyak menghadirkan orang dan perusahaan untuk bekerjasama dengan beliau yang menjadi investor bahkan ada juga yanh memberikan dana Hibah secara cuma-cuma baik berupan uang ataupun alat-alat mesin sablonnya. Dan akhirnya alat-alat sablon yang ada dirumah produksinya hampir semua sudah lengkap. Hebatnya beliau mendapatkan dana Hibah dari Pemerintah Kota Depok oleh Wali Kota Depok yang mengusulkan Brand baju kaos sablon dengan nama Brendong Petong.

BACA JUGA:  Majelis Ta'lim Nurrusyabaab Gelar Lomba Futsal Nurussyabaab CUP

Brendong Petong ini adalah baju budaya khas Depok dan Betawi tujuannya menggambarkan kondisi budaya kota Depok dan Betawi baik dari mulai kata-kata atau gambar-gambar. Walaupun pemasarannya belum cukup luas hanya wilayah Depok beliau yakin bajunya/usahanya bisa tersebar sampai internasional supaya mengenalkan Indonesia kaya akan budaya dan beliau berharap semakin banyak baju yang dibuat maka semakin banyak juga masyarakat yang dilingkungan sekitar beliau bisa berdayakan setidaknya bisa membuat lapangan pekerjaan dan mengurangi angka pengangguran dilingkungan tempat beliau tinggal demi tercapainya ekonomi kebutuhan hidupnya. (Deden Mutasari)

Komentar

Berita lainnya