oleh

Cetak Propertypreneur, YPA Siap Beri Modal Peserta Hingga 2M

Memulai, bisa jadi merupakan tantangan paling berat bagi seorang yang ingin bergelut di dunia bisnis, termasuk mereka yang ingin menggeluti bisnis properti, pasalnya banyak hal yang disiapkan agar bisa bersaing dengan pebisnis senior. Meski begitu, memilih bisnis properti sebagai sumber penghasilan Anda adalah pilihan tepat. Seperti kata Robert T Kiyosaki, sekecil apapun, bisnis properti tetap menguntungkan.

Atas dasar tersebutlah Young Propertypreneur Academy (YPA) dibentuk demi mewadahi generasi milenial yang tertarik menggeluti bisnis properti dengan membuka kelas gratis maupun kelas premium untuk anak-muda mempersiapkan diri terjun ke bisnis tersebut.

Demikian ditegaskan Fithor Muhammad selaku founder Young Propertypreneur Academy yang ingin mematahkan asumsi bahwa  bisnis properti merupakan ladangnya pebisnis senior. Menurutnya dengan bekal pengetahuan dan kecakapan berbisnis yang cukup, anak-anak muda juga bisa bermain di bisnis properti

BACA JUGA:  Sajikan 200 Varian Rasa, Yogurtland Resmi Diluncurkan di Indonesia

Fithor juga mengatakan bahwa kelas YPA terbuka bagi siapa saja dari berbagai latar belakang pendidikan maupun pekerjaan yang serius ingin belajar bisnis properti.

“YPA terbuka untuk umum, siapa saja bisa mendaftar dan bergabung. Jadi bagi siapapun yang memiliki keinginan kuat untuk terjun ke bisnis properti silahkan bergabung dan bersama-sama kita menyambut generasi emas,” jelas Fithor, pria 26 yang sukses menggeluti bisnis properti melalui perusahaan Harmony Land Group yang dipimpinnya ini.

BACA JUGA:  Qazwa - Platform Pembiayaan Syariah Rintisan Mahasiswa UI untuk Usaha Mikro

Program YPA sendiri secara resmi akan diluncurkan bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Senin 28 Oktober 2019 ini di Aula Kemenpora, Senayan, Jakarta.

“Tak hanya itu, YPA juga siap memberikan akses modal sebesar 2 Milyar bagi peserta terpilih nantinya. Modal inilah yang nantinya bisa digunakan untuk memulai langkah menuju kesuksesan di bisnis properti,” pungkas Fithor.

Komentar

Berita lainnya