oleh

Kemampuan Melihat Jin, Penyakit atau Anugerah?

-Opini-476 views

Oleh: Adimi Yusfatihah

Ada yang bilang bahawa bisa melihat Jin adalah sebuah anugerah, tapi ada yang bilang bahwa melihat Jin adalah sebuah peyakit. Bukan harasia lagi bahwa seseorang dapat melihat Jin, bahkan ada yang sudah dapat melihat dari lahir karena keturunan dari nenek buyutnya. Biasanya orang yang dapat melihat sejak lahir masyakarat menyebutnya sebagai Indigo. Anak indigo ini memiliki berbagai keahlian, ada yang bisa melihat masa depan, masa lalu dan ada juga yang dapat menyembuhkan penyakit.

Indigo masih memiliki pro dan krontra yang mengelilinginya. Menurut islam sendiri manusia bisa melihat Jin adalah sebuah penyakit. Hakikatnya manusia dan Jin itu bebeda, manusi hakikatnya itu terlihat, sementara Jin/ Janna yang berarti sesuatu yang “tersembunyi” atau “tidak terlihat”.

Manusia dan Jin punya hakikat yang berbeda. Jika salah satunya ada yang menyimpang dari hakikat penciptaannya maka ada yang bermasalah dengan hal tersebut. Jika Jin dapat menampakan diri pada manusia padahal dia tidak terlihat maka ada yang salah dengan Jin tersebut, sebaliknya jika ada manusia yang dapat melihat Jin sedangkan sebagian besar manusia tidak melihat Jin dan Jin hakikatnya tidak terlihat, maka ada yang salah dengan manusia tersebut. Yang dapat melihat Jin dengan wujud aslinya hanyalah Allah subhanahu wa ta’ala dan kaum Jin itu sendiri.

BACA JUGA:  Pembunuh dalam Sunyi itu Bernama Depresi

Ketidak sesuaian harus segera diluruskan, dalam hal ini manusia yang melihat Jin dapat dikatakan sebuah penyakit. Penyakit ini hanya dapat di sembuhkan dengan Ruqyah dan mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa ta’ala, yaitu menjauhi apa yang yang larang oleh -Nya dan menjalani apa yang di perintahkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala serta sunnah sunnah rasullah shallallahu ‘alaihi wa sallam

Untuk sebagian orang yang mengatakan bahwa ia bisa melihat Jin, melihat masa lalu dan masa depan, bisa menyembuhkan orang lain , serta bisa melihat kejadian yang ada di tempat lain. Hal tersebut hanya bisa di lakukan seorang nabi yang sudah Allah subhanahu wa ta’ala beri wahyu, lalu bagaimana para sahabat nabi yang bisa melakukan sebagian hal tersebut? Sahabat rasullah shallallahu ‘alaihi wa sallam itu imannya dekat sekali dengan rasul, maka Allah subhanahu wa ta’ala memberikan karomah. Karomah berbeda dengan indigo, karomah sendiri didapat dari Allah subhanahu wa ta’ala kepada hambanya yang melaksanakan ibadah sunnah secara istiqomah dengan keistiqomah tersebut Allah jatuh cinta dengan hambanya dan menjadi mata untuk hambanya.

BACA JUGA:  Hijrah, Ayolah Kapan Lagi!

Karomah itu tersembunyi tidak diperlihatkan dan biasanya diketauinya setelah seseorang yang memiliki karomah tersebut wafat. Bukan seperti kita yang dapat mudah tertipu oleh hawa nafsu dan setan setan yang ada di sekir kita, bahkan iman kita saja tidak bisa menandingi para sahabat rasullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, jika iman kita dekat dengan rasullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dapatkah kita yang melihat Jin menyebut diri kita indigo? Atau memberitau kan kepada semua orang bahwa itu adalah karomah?

Ayah Bunda kita nabia Adam dan Hawa telah terkecoh oleh setan dan mereka telah di usir dari surga lalu diturunkan ke bumi, maka jangan sampai kita juga ikut terkecoh pada setan dan mengikuti kemauan mereka, jangan lah bangga bahwa kita dapat melihat Jin yang hakikatnya tidak terlihat, karena itu adalah salah satu cara Jin untuk menyesatkan manusia.

BACA JUGA:  Pembunuh dalam Sunyi itu Bernama Depresi

Baik manusia yang meihat Jin atau manusia yng terkagum kagum pada hal tersebut. Dan jangan lah sekali kali percaya dengan kata kata yang terlontar oleh Jin dan menjadikan mereka sebagai teman atau patner. Ingat setan adalah musuh mu bukan kau jadikan teman mu.

Dan sebagai teman, saudara maupun keluarga dari indigo sebaiknya kita tidak terus membicarakan tentang penyakitnya tersebut (indigo) karena untuk orang orang yang tidak mengetahui hukumnya akan penasaran terhadap hal tersebut dan mengaggumi penyakit tersebut dan saat itulah Jin ( setan/iblis ) berhasil menipu daya mereka.

Lalu yang seharusnya kita lakukan untuk membantu mereka yang terkena penyakit tersebut adalah mengajak kepada kebaikan dan terus mengingatkan untuk menjauhi kepada hal yang membuat dosa. Serta menunjukan tentang kebesaran – kebesaran Allah subhanahu wa ta’ala.

Komentar

Berita lainnya