oleh

Gandeng Gaspol Indonesia, Zentrum KTV & Lounge Luncurkan “I Like Dangdut”

Setelah sukses menjadikan dunia hiburan berkelas Karoke TV (KTV) & Lounge, Zentrum Cibubur mulai melakukan terobosan baru dengan meluncurkan I-Like Dangdut hasil gagasan Teddy Loning.

“Gagasan ini muncul sebagai terobosan dunia hiburan berkelas karoke dan lounge. Project awal saya ini memang saya persembahkan untuk Zentrum KTV & Lounge Cibubur,“ kata Teddy pasca launching I-Like Dangdut di Jalan Alternatif Cibubur, tepatnya disamping Plaza Cibubur, Jum’at (2/8/3019) dini hari.

Hal tersebut juga dibenarkan General Manager Zentrum KTV & Lounce, Andreas dalam konferensi pers nya. Ia mengatakan ini pertama kalinya bahkan bisa disebut perdananya I-Like Dangdut.

Minat masyarakat dalam dunia hiburan memang tak bisa dielakan lagi, meski faktanya banyak juga tempat-tempat hiburan yang pasang surut, namun beda halnya dengan Zentrum KTV & Lounce, itu tergantung bagaimana kita mengolahnya. “Urai Andreas di Zentrum KTV & Lounge, Jum’at (2/8/2019).

BACA JUGA:  Rilis Lagu ‘Takbir Cinta’, Nahwan Ingin Setiap Resepsi Pernikahan di Sumatra Diisi Nasyid

Menurutnya, pilihan lokasi menjadi penentu berkembang atau tidaknya usaha dunia hiburan. Ia lebih menyukai lokasi yang padat dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua.

“Ini satu keutungan bagi Zentrum KTV & Lounge, karena lokasi seperti ini sangat cocok untuk mengolah dunia hiburan, bisa saja kan para pengguna jalan Alternatif cibubur ketika sedang macet, lalu matanya tertuju pada tempat kami, kenapa tidak? Dan mereka menyempatkan singgah melepas penatnya,” jelas Andreas.

Bahkan tak tanggung-tanggung, dalam launching I-Like Dangdut, Andreas juga menggandeng Gaspol Indonesia salah satu perusahaan yang bergerak di bidang jasa transportasi berbasis online.

Meski diakuinya, Gaspol Indonesia baru membuka dirinya 4 bulan lalu, namun anggota drivernya sudah mencapai lebih 2000 orang.

Peluncuran I-Like Dangdut yang digelar pada hari Kamis (1/8/2019) malam itu menampilkan bintang tamu Machicha Moechtar, dan dihadiri pemilik Zentrum KTV William, para member, sahabat seniman serta puluhan anggota Gaspol Indonesia.

BACA JUGA:  Modal Percaya Diri dan Berani, Penyanyi Cilik Neona Bisa Tampil di Panggung

Event bernuansa modern dangdut ini dikemas oleh panitia sesuai kebutuhan dan kemajuan zaman.

Sementara Founder dan CEO Gaspol Indonesia, Abi Raja mengatakan dalam Launching I-Like Dangdut ini juga menawarkan konsep baru didunia transportasi jasa transportasi berbasis online. Gaspol Indonesia yang dipimpinnya memiliki banyak keunggulan dan diyakini menjadi pengobat para driver ojek online dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

“Tadi juga kita potong tumpeng, dan mengenalkan aplikasi transportasi online masa milenial melalui aplikasi play store, dan ada juga session doorprice dengan berbagai hadiah yang sudah kami siapkan,“ ujar Abi Raja.

Abi Raja juga menyebut Gaspol Indonesia bukan sembarang jasa layanan transportasi berbasis online, lebih dari itu, keseimbangan penghasilan para driver menjadi prioritas utamanya.

“Nanti setelah kami launchingkan ke publik, mudah-mudahan Gaspol Indonesia menjadi yang terdepan,“ ucapnya.

BACA JUGA:  Modal Percaya Diri dan Berani, Penyanyi Cilik Neona Bisa Tampil di Panggung

Ditempat yang sama, CEO Gaspol Indonesia, Lisa Subandi menilai hadirnya jasa transportasi berbasis online ini memiliki tantangan hebat. Menurutnya 2 perusahaan besar yang sama, yaknk Gojek dan Grab sudah menguasai pangsa pasar, namun Gaspol Indonesia memiliki strategi market yang tidak dimiliki 2 aplikasi transportasi online besar tersebut.

“Kami optimis akan mampu menerapkan sistem dan strategi yang menguntungkan bagi konsumen maupun para driver kami nanti, ada namanya keseimbangan pendapatan yang harus diprioritaskan,” Ucap Lisa.

Meski Gaspol Indonesia lahir baru 4 bulan, tepatnya tanggal 15 Mei 2019, Lisa meyakini perusahaan transportasi berbasis online yang dikelolanya dapat memberikan manfaat bagi semua kalangan.

“Kami berharap kedepannya Gaspol Indonesia dapat melebarkan sayapnya keseluruh penjuru Indonesia, walaupun saat ini baru seputaran Jabodetabek dengan anggota driver yang terus bertambah dan baru mencapai diangka 2000-an orang, harap Lisa.

Komentar

Berita lainnya