oleh

Bangkit dari Kegagalan

-Opini-958 views

Oleh: Nabillah Fauziah

Ada seorang siswa yang pintar akan tetapi tidak berhasil lulus masuk universitas yang ia impikan padahal ia sudah belajar dengan sangat keras. Dan ada seorang siswa yang biasa saja bahkan banyak diremehkan temannya tapi ia bisa memasuki universitas yang di impikan oleh siswa pintar gagal tadi. Apa yang akan terjadi? tentunya siswa pintar tadi akan menyalahkan kedaan dan berkata ‘aahh.. kok bisa si? aku sudah belajar sangat keras dan semua hal telah kulakukan tapi apa hasilnya..!!’. Jika dilihat secara kacamata manusia memang tidaklah adil, tapi itulah kenyataan yang harus diterima oleh siswa pintar.

Tentu hal ini tidak ingin terjadi dalam kehidupan kita, segala cara dilakukan agar kesuksesan dapat tercapai. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa kegagalan itu terjadi walau semua hal telah dilakukan, bahkan perusahaan yang sudah besar dan memiliki banyak pengalaman pun terus memperbaiki kualitasnya agar kemungkinan mengalami kerugian itu sedikit. Inilah kehidupan yang rodanya akan terus berputar, terkadang kita berada diatas atau dibawah. Jadi, selain berusaha untuk memperkecil kegagalan yang akan terjadi, kita pun harus segera bangkit dari kegagalan yang menimpa diri kita. Berikut adaah tips bangkit dari kegagalan diantaranya:

BACA JUGA:  Dua Sisi Industri 4.0, Antara Peluang dan Ancaman

Pertama, Bersyukur dan berfikir positif akan ada hikmah dari kejadian ini. Apa yang kita inginkan dan telah kita rencanakan dengan baik tidak akan selalu tercapai jika Allah tidak berkehendak, karena apa yang kita inginkan belum tentu baik bagi kita. Akan tetapi apa yang allah berikan tentu itu yang terbaik bagi kita. Jadi ketika kita gagal, kita harus tetap bersyukur dan yakin bahwa itu adalah yang terbaik.

BACA JUGA:  Dua Sisi Industri 4.0, Antara Peluang dan Ancaman

Kedua, Bangkit dan berusaha lebih keras lagi. Sebuah produk minuman yang terkenal dan banyak dijual dipasaran saat ini pun dulu tidak diterima di pasaran karena rasanya aneh dan telah melakukan ribuan kali percobaan agar rasa yang dihasilkan pas. Produk ini tidak akan bisa berhasil jika tidak bangkit, mencoba kembali dan terus memperbaiki kualitas produknya. Maka jadikanlah kegagalan sebagai pengalaman sambil terus memperbaiki setiap kekurangannya agar kemungkinan gagal yang akan terjadi kembali lebih kecil.

BACA JUGA:  Dua Sisi Industri 4.0, Antara Peluang dan Ancaman

Ketiga, Perbanyak do’a dan berserah diri. Inilah langkah terakhir yang harus dilakukan setelah kita yakin semua yang menimpa diri kita adalah kekuasaan sang pencipta dan kita sudah berusaha lebih keras dan memperbaiki diri. Do’a adalah senjata kita, teruslah berdo’a dan mendekatkan diri kepada sang pencipta agar usaha yang kita lakukan tidak sia-sia walaupun hasilnya tidak ada yang tahu seperti apa.

Ketika kegagalan menimpa diri kita, jangan sampai ketika kita gagal kita merusak masa depan kita dengan melakukan hal yang sia-sia. Segeralah bangkit kembali dan perbaiki semua untuk mencapai cita.

Komentar

Berita lainnya