oleh

Program LUAS IndoRunners Tukar 2 Juta Kilometer Lari dengan 100 Beasiswa Sarjana UI

DEPOK POS – Dari sekian ribu peserta BNI UI Half Marathon 2019 di Kampus Depok Universitas Indonesia tanggal 07 Juli 2019, ada satu grup mahasiswa berkaos merah dengan logo “LUAS” yang berpartisipasi.

“Mereka adalah mahasiswa penerima Beasiswa LUAS, Lari Untuk Amal Sosial – program beasiswa dengan tagar #lari100sarjana, yang tahun ini memasuki batch ke-3 dari Tahap IV program LUAS kami” jelas Chia Harijanto, Program Manager LUAS dari IndoRunners.

Chia juga menerangkan bahwa setiap tahun beasiswa ini akan ditambah 25 calon sarjana baru, sehingga sampai dengan akhir tahun 2019 ini nantinya akan mencapai jumlah 75 mahasiswa.

BACA JUGA:  Wisuda 16 Penerima Manfaat, Program Beastudi Etos-PTTEP Yakin Pendidikan Indonesia Membaik

“Untuk ini, kami berterima kasih kepada PT Pan Brothers Tbk sebagai penyandang dana yang telah menukarkan 2 juta kilometer lari yang dikoordinir oleh IndoRunners menjadi 100 beasiswa bagi mahasiswa program Sarjana Reguler di Universitas Indonesia dengan nilai setara Rp.6.000.000.000,- (enam miliar rupiah)” lanjutnya.

Semenjak tahun 2012, program LUAS IndoRunners telah berhasil menukar lebih dari 3.5 juta kilometer lari menjadi dana amal sosial setara 14 miliar Rupiah (sekitar 1 Juta Dolar AS). Program amal ini telah berhasil, antara lain, membantu pembangunan Rumah Sakit di Palangkaraya, rumah singgah di pinggiran Jakarta, dan berbagai kegiatan bertujuan sosial lainnya.

Dimas Rizki Alfandi, salah seorang penerima Beasiswa LUAS dengan IPK 3.70 dari Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik UI angkatan 2018, menyatakan “Salah satu syarat beasiswa LUAS adalah mengikuti program latihan lari bulanan. Hasilnya saya jadi terbiasa lari secara regular, dan saya juga bangga karena dapat ikut serta dalam kegiatan Asics Relay Indonesia (acara lari beranting) tahun 2019 mewakili LUAS. Saya bersyukur karena bukan hanya terbantu biaya pendidikannya, tetapi juga timbul kecintaan saya terhadap dunia lari dan pola hidup sehat”.

BACA JUGA:  Kemeriahan Launching Syahru Intifadhah Ke-12

Rasa syukur yang sama juga disampaikan oleh Nafisah Nadjib, penerima beasiswa dengan IPK 3,61 dari Fakultas Ilmu Administrasi UI angkatan 2017. Nafisah mengungkapkan “Berlari mengajarkan saya mengenai perjuangan, push our limit, dan menghilangkan pikiran-pikiran negatif seperti kita tidak mampu, yang sebenarnya hanya delusi otak kita. Secara tidak langsung beasiswa LUAS membentuk diri saya menjadi pribadi yang lebih kuat dan peduli kesehatan dari sebelumnya. Tanpa LUAS, mungkin saya tetap menjadi mahasiswa biasa yang memiliki pola hidup kurang sehat”.

BACA JUGA:  Sekolah Avicenna Cinere Wakili Jawa Barat di Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia 2019

“Kami berharap, banyak perusahaan lain yang tertarik untuk melibatkan diri mereka di program LUAS atau sejenis, karena multiplier effect dari masyarakat yang lebih sehat dan lebih peduli, sangat positif untuk semua yang terlibat” tutup Chia. (PR)

Komentar

Berita lainnya