oleh

Menikmati Pertunjukan Wayang di Keraton Yogyakarta

Keraton Yogyakarta menjadi salah satu bukti warisan budaya yang masih kental. Terlihat dari masyarakat Jawa di sana yang terus mempertahankan dan melestarikan budaya mereka. Ketika berkunjung ke Keraton mengunakan sepeda motor, kamu tidak boleh menyalakan mesin beberapa meter sebelum masuk dan memarkirkan kendaraan. Kamu hanya boleh mendorong sepeda motor sampai ke dalam untuk parkir.

Saat tiba di Keraton, suasana sangat tenang dan tampak beberapa orang yang memakai kebaya dan juga batik. Sebelum masuk ke dalam Keraton, kamu akan disambut dengan barisan orang-orang yang memakai batik atau kebaya memberi salam kedatangan dengan senyum di wajah.

Ketika sudah masuk ke dalam, kamu akan melihat lingkungan Keraton yang tenang dengan bangunan berwarna hitam bercorak emas dengan tiang-tiang tinggi di dalamnya. Saat masuk lebih ke dalam ada tempat untuk pertunjukan wayang yang mana para hadirin disediakan kursi untuk menonton.

Wayang-wayang yang dimainkan memakai baju berwarna hitam dengan kerah dan lengan emas serta kain batik bermotif parang yang berwarna putih cokelat. Lakon adegan wayang dilakukan, iringi oleh alat musik khas Jawa, seperti gamelan, seruling dan lainnya.

Di belakang orang yang sedang memainkan wayang, ada sekelompok pemain musik pengiring pertunjukan tersebut. Pengiring musik perempuan akan duduk di depan, mereka memakai kebaya dan kain berwarna hitam dengan rambut yang disanggul khas Jawa. Bagitu pula dengan pemain musik laki-lakinya, mereka memakai setelan kain batik dan baju berwarna hitam dengan blangko berwarna cokelat.

Pertunjukan wayang berlangsung khidmat, banyak wisatawan yang turut mengabadikan momen tersebut dengan memotret atau memvidiokan. Selain melihat pertunjukan wayang, kamu juga bisa melihat berbagai peninggalan bersejarah lain disekitar Keraton. (Vica Nurul Aini)

Komentar

Berita lainnya