Jangan Jadikan Organisasi Kampus Sebagai Penghalang IPK

Terdapat kekeliruan dalam pemahaman mahasiswa terkait berorganisasi dan nilai IPK, ada yang berpendapat bahwa mahasiswa yang aktif di organisasi kampus wajar apabila memiliki nilai IPK yang kecil, begitu pun sebaliknya yang tidak aktif di organisasi kampus wajar apabila memiliki nilai IPK yang tinggi, sehingga muncul pernyataan bahwa “percuma nilai IPK tinggi jika tak aktif di organisasi”, dari pernyataan tersebut seperti ada hubungan timbal balik antara keaktifan berorganisasi dan besarnya nilai IPK, padahal sebenarnya kita bisa saja aktif di organisasi dan juga mendapatkan nilai IPK yang tinggi, jangan menjadikan keaktifan organisasi menjadi sebuah alasan untuk tidak mendapatkan nilai IPK yang tinggi.

Lalu manakah yang lebih penting antara aktif di organisasi atau mendapatkan nilai IPK yang tinggi, kedua hal tersebut sama pentingnya, nilai IPK sangat penting selain bisa diperlihatkan ketika kita melamar pekerjaan, tetapi bisa juga untuk melihat seberapa paham kita tentang mata kuliah yang diajarkan kepada kita, yang bisa kita lihat dalam bentuk nilai, dan dari hasil tersebut bisa juga memperlihatkan kita tentang mata kuliah apa saja yang kita kuasai dalam artian nilainya tinggi dan mata kuliah apa yang tidak terlalu kita kuasai dalam artian nilainya tidak terlalu tinggi, selain itu nilai IPK juga bisa menjadi sesuatu yang membuat kita terus berusaha belajar lebih baik di semester-semester selanjutnya dengan tujuan ingin menambah nilai IPK atau mempertahankan nilai IPK jika memang sudah tinggi.

Selanjutnya keaktifan dalam organisasi kampus juga sangat penting, sebab banyak hal yang bisa kita dapat dari aktifnya kita di organisasi, misalnya melatih public speaking kita, melatih kemampuan bekerja dalam sebuah tim, melatih bekerja dibawah tekanan, melatih kemampuan komunikasi kita dan banyak hal-hal lain yang kita dapatkan dari aktifnya kita di organisasi yang tidak kita dapatkan didalam kelas, memang ketika didalam kelas ada kalanya kita diberikan tugas dalam bentuk kelompok yang melatih kemampuan berorganisasi juga namun itu sangat berbeda dengan organisasi-organisasi yang ada di kampus, dalam organisasi lebih banyak hal yang mampu kita dapatkan baik ilmu, pengalaman, softskill dan hardskill.

BACA JUGA:  Program LUAS IndoRunners Tukar 2 Juta Kilometer Lari dengan 100 Beasiswa Sarjana UI

Jangan sampai kita sebagai mahasiswa hanya fokus mengejar IPK saja, tanpa mengikuti organisasi atau hanya kuliah pulang kuliah pulang. Sangat rugi sekali jika kita tidak aktif di organisasi sebab dalam organisasi banyak ilmu dan pengalaman yang kita dapat yang nantinya sangat bermanfaat ketika kita memasuki dunia kerja. Namun sebaliknya jangan juga kita terlalu fokus dalam berorganisasi, tetapi harus juga kita berusaha mendapatkan IPK yang tinggi, sebab mengejar IPK yang tinggi sama pentingnya dengan berorganisasi.

BACA JUGA:  Sandiaga Uno Berbagi Rahasia Sukses Berbisnis di Kampus UI

Salah satu penyebab kenapa sering kali para mahasiswa yang aktif diorganisasi memiliki nilai IPK yang rendah, dikarenakan mereka tidak memiliki banyak waktu untuk belajar dan sering kali waktu belajar mereka terganggu oleh kegiatan organisasi, maka solusinya adalah kita harus berusaha belajar lebih keras dari mereka yang tidak ikut organisasi, jika usaha kita dalam belajar kita samakan dengan mereka yang tidak aktif di organisasi maka hasilnya akan berbeda sebab kita memiliki kesibukan di organisasi sehingga agar sama kita harus memberikan usaha yang lebih besar dari mereka, ketika harus bisa memanfaatkan setiap waktu kita yang tak banyak untuk belajar dengan keras, sehingga kita dapat aktif diorganisasi dan juga mendapatkan nilai IPK yang tinggi.

BACA JUGA:  10 Tips Agar Tak Salah Memilih Jurusan Kuliah

Memang sulit dalam mengejar dua hal sekaligus, namun bukan tidak mungkin, ketika kita melakukan usaha yang lebih besar dari orang lain disisi lain kita juga akan mendapatkan hasil yang lebih besar dari orang lain. Jika kita aktif di organisasi kampus itu hal yang biasa, jika kita mendapatkan nilai IPK yang tinggi di kampus itu juga hal yang biasa, namun apabila kita bisa aktif di organisasi dan juga bisa mendapatkan nilai IPK yang tinggi itu baru mahasiswa yang luar biasa. Jangan jadikan keaktifan organisasi menjadi sebuah penghalang atau malah dijadikan sebuah alasan ketika kita mendapatkan nilai IPK yang kecil.

Oleh: Dani Ramdani, Mahasiswa, Sekolah Tinggi Ekonomi Islam SEBI

Komentar

Berita lainnya