oleh

Duet Fitri RDJ dan Desiana Lukista di Lagu ‘Tahajud Rindu’ Kawinkan Musik Melayu dan Sunda

Live Update COVID-19 Indonesia

2.738
Positif
221
Meninggal
204
Sembuh

Live Update COVID-19 Dunia

1.430.941
Positif
82.026
Meninggal
301.970
Sembuh

Kerjasama Indonesia dengan Malaysia dalam melahirkan karya lagu tetap terjaga hingga hari ini, seperti pada lagu Tahajud Rindu yang dinyanyikan oleh Fitri RDJ, videoklip liriknya baru saja dirilis pada hari Sabtu, 6 April 2019 di kanal YouTube Loonaq Records.

Pada lagu terbarunya ini, Fitri RDJ duet dengan Desiana Lukista, penyanyi yang sama-sama berasal dari Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat.

Keunikan lagu Tahajud Rindu ini ada pada persenyawaan antara unsur musik sunda dan melayu. Aransemen musik yang dikonsep semi orkestra diisi dengan petikan melodi gitar akustik khas melayu, mengiringi liriknya yang kental bahasa melayunya, namun tetap mudah dipahami oleh pendengar dari daerah lainnya. Lirik lagu ini ditulis oleh H. Rozman Abas, penulis lagu dari Kuala Lumpur, Malaysia.

BACA JUGA:  IQIF Luncurkan Solo Album Pertama “Burn Me Down”

“Meskipun saya berdarah jawa dan besar di sunda, namun saya senang menyanyikan lagu-lagu bernuansa melayu. Dan alhamdulillah, lagu-lagu saya sebelumnya cukup diterima oleh penikmat musik di Malaysia dan Indonesia,” kata Fitri saat diwawancarai, Senin 15/4/2019.

Karakter vokal Fitri RDJ dan Desiana Lukista yang sama-sama menggunakan teknik vokal suara kening pada lagu ini sempurna menghadirkan suasana hening sepertiga malam. Kelembut vokal khas sunda mereka sukses membuat unsur melayu dan sunda berharmoni pada lagu ini.

BACA JUGA:  Dampak Corona, Konser Raisa Bertajuk 'Live in Concert' Ditunda

“Lagu Tahajud Rindu ini berpesan, agar kita selalu mendekatkan diri pada Allah SWT, untuk dapat meraih ridho-Nya. Salah satunya dengan melaksanakan shalat tahajud. Selain itu, shalat tahajud juga bermanfaat bagi kesehatan seseorang, sehingga aura ketampanan atau kecantikan seseorang jadi kelihatan,” kata Fitri sebelum menutup wawancara. (Muhammad Fadhli)

Komentar

Berita lainnya