oleh

Wali Kota Paparkan Tata Kelola Persampahan di Depok

DEPOK – Wali Kota Depok Mohammad Idris menghadiri Raker Komwil III Apeksi Tahun 2019. Acara tersebut dihadiri Wali Kota anggota Komwil III Apeksi yaitu, Yogyakarta, Surakarta, Semarang, Salatiga, Magelang, Tegal, Pekalongan, Bandung, Bogor, Sukabumi, Cirebon, Cimahi, Bekasi, Depok, Tasikmalaya, Banjar, Tanggerang, Cilegon, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Serang dan Tanggerang Selatan. Raker Komwil ini dimaksudkan untuk menyamakan persepsi antar anggota Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Komisariat Wilayah (Komwil) III dalam rangka menghadiri Rakernas Apeksi XIV pada Juli mendatang.

BACA JUGA:  Memulai UKM Lewat Keripik Kentang di Usia Muda

Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Depok juga sekaligus menjadi narasumber saat paparan Best Practise bersama dua Wali Kota lain yakni Wali Kota Yogyakarta dan Wali Kota Bandung. Adapun Wali Depok memaparkan tata kelola persampahan di Kota Depok, bagaimana mereduksi sampah organik dengan menggunakan Black Soldier Flys (BSF)/maggot.

“Sumber sampah kita sebanyak 63 persen berasal dari sampah Rumah Tangga. Dan untuk sampah organik, yakni sampah yang mudah diuraikan oleh bakteri atau mudah busuk, kita kelola melalui UPS, BSF dan TPSS,” papar Idris, di Hotel PO, Semarang Jum’at (29/03/2019). Melalui UPS, sampah dikelola menjadi pupuk kompos, melalui BSF dikelola menjadi maggot/larva BSF dan melalui TPSS menjadi pelet kayu.

BACA JUGA:  Majelis Ta'lim Nurrusyabaab Gelar Lomba Futsal Nurussyabaab CUP

Wali Kota Depok menerangkan siklus BSF hingga maggot atau larva BSF mulai dari telur BSF yang berusia 3-4 hari sampai maggot dewasa. “Black Soldier Fly atau lalat tentara hitam merupakan pembawa manfaat yang mengurai dan melumat sampah-sampah organik dan juga maggot merupakan sumber protein tinggi dan murah untuk pakan ikan hias, ikan lele dan unggas,” terangnya. Budidaya larva atau maggot BSF ini juga bekerjasama dengan Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Ikan Hias.

BACA JUGA:  DPAPMK Lakukan Evaluasi Penyelenggaraan Sekolah Ramah Anak di SMPN 3 Depok

Budidaya Maggot diadopsi Pemerintah Kota Depok sebagai sistem mengurai sampah di Bank Sampah dan Unit Pengelolaan Sampah (UPS) yang ada di tiap kelurahan dan kecamatan di Kota Depok.

Komentar

Berita lainnya