oleh

FoSSEI Jabodetabek Gelar Temu Ilmiah Regional 2019

-Dunia Kampus-1.649 views

JAKARTA – Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) regional Jabodetabek menyelenggarakan kegiatan tahunan bernama Temu Ilmiah Regional 2019. Kegiatan ini dilaksanakan selama 4 hari dimulai Rabu (27/03) hingga Sabtu (30/03) mendatang. Pada Temilreg tahun ini, yang berkesempatan menjadi tuan rumah adalah Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) Fordes Universitas Trisakti.

Kegiatan bertajuk “Optimization of Waqf and Sociopreneur in Developing Halal Industry in the Era 4.0” ini dihadiri oleh 300 mahasiswa yang berasal dari 32 KSEI se-Jabodetabek. Sebagai pembuka, hari pertama Temilreg diisi oleh seminar yang diawali dengan keynote oleh Ahmad Juwaini dari Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS). Wakaf yang dikelola secara kreatif akan melahirkan pebisnis yang handal, sebab bisnis tersebut dikelola dengan memperhatikan aspek sosial sehingga dapat mengembangkan perekonomian Indonesia. “Tahun 2021, kita akan mensensus tanah wakaf untuk mengetahui kondisi tanah yang sudah dan belum terkelola dengan baik. Nantinya, kita akan menjalin hubungan dengan instansi yang dapat mengelola tanah tersebut,” ungkap Ahmad.

Arif Giri selaku ketua pelaksana menyebutkan, turut hadir 3 pembicara yang akan mengisi Seminar Nasional, diantaranya Dr. Bambang Himawan selaku Kepada Divisi Ekonomi dan Keuangan Syariah BI dan dilanjut oleh Riyanto Sofyan, B.S.E.E., MBA selaku ketua umum percepatan pengembangan pariwisata halal Kemenpar RI. Sesi terakhir dibawakan oleh Irwan Abdalloh, SE., MM selaku ketua divisi Pasar Modal Syariah BEI yang memaparkan terkait wakaf saham. “Terimakasih dan selamat datang di KSEI Fordes Universitas Trisakti, harapan kami kebangkitan ekonomi Islam akan hadir di kampus reformasi,” ujar Arif.

BACA JUGA:  Kampus Umar Usman Telurkan Pebisnis Millennial Melalui Business Pitching

Temilreg merupakan ajang sharing dan diskusi bagi KSEI-KSEI yang berada dalam naungan FoSSEI Regional Jabodetabek. Lebih dari itu, Temilreg merupakan sarana silaturahim antara panitia, peserta umum dan khususnya seluruh anggota FoSSEI Jabodetabek. Salah satu peserta merasa bersyukur atas kesempatan ini, “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dapat hadir hari ini, sangat membuka wawasan dan menyadarkan kami sebagai mahasiswa ekonomi syariah untuk berjuang menyelesaikan permasalahan yang ada sekarang khususnya terkait industri halal dan wakaf,” ujar Aisyah (27/03).

BACA JUGA:  Kampus Umar Usman Telurkan Pebisnis Millennial Melalui Business Pitching

Agenda Temilreg akan dilanjutkan kembali esok hari dengan berbagai macam rangkaian perlombaan. Diantaranya olimpiade ekonomi Islam, Debat, Kisah Inspiratif Muslimah, Video, Poster dan Lomba Karya Tulis Ilmiah tingkat Mahasiswa se-Jabodetabek. Pada hari sabtu (30/3) akan dilaksanakan penutupan kegiatan Temilreg 2019 yang akan diselenggarakan dalam agenda Night Award. Sesi penutup akan diisi dengan pemberian penghargaan kepada peserta lomba dan sebagai malam puncak guna mempererat ukhuwah seluruh anggota FoSSEI regional yang berasal dari 32 KSEI se-Jabodetabek.

BACA JUGA:  Kampus Umar Usman Telurkan Pebisnis Millennial Melalui Business Pitching

“Temilreg bukanlah ajang kompetisi, tetapi adu gagasan dan ide untuk membangun negeri. Harapannya, tema yang diangkat dalam Temilreg 2019 dapat menjadi pembangkit kita bersama dalam membangun peradaban ekonomi Islam” pungkas Ismamudi sebagai Kordinator Regional FoSSEI Jabodetabek. (Msy)

Komentar

Berita lainnya