Degradasi Moral Remaja Zaman Now

Oleh: Adzra Safirti, Pelajar, tinggal di Sukmajaya.

“Kenapa bisa, guru mencelakai muridnya? Padahal guru tersebut yang mendidik, mengayomi dan mengajarinya di sekolah. Kasus seperti ini jarang sekali mencuat, padahal ini masalah serius dan selalu dianggap problem internal sekolah karena sudah ada korban jiwa, seperti kasus dosen dibunuh mahasiswa atau guru dibacok muridnya.

Sebenarnya penyebab semua itu hanyalah hal sepele saja, seperti kasus seorang siswa melakukan penganiayaan kepada gurunya, hanya gara-gara mencolek pipi salah seorang siswa dengan cat warna karena siswa yang bersangkutan menganggu teman-temannya ketika pelajaran berlangsung. Ini terjadi di SMA Negeri 1 Torjun, Kabupaten Sampang, Provinsi Jawa Timur.

Ini hanya salah satu contoh dari sekian kasus yang terjadi. Mengapa bisa terjadi? Inilah akibat diterapkannya pemisahan agama dari kehidupan, sehingga muncullah degradasi atau kemerosotan moral dalam diri seorang siswa menyebabkan dia tidak peduli apa yang dilakukannya. Padahal, ketika dia melakukan hal itu, berarti dia tidak menghormati orang yang lebih tua, tak pantaslah ia menganiaya gurunya sendiri yang banyak memberikan ilmu serta siswa tersebut sudah kehilangnya rasa malu dalam dirinya.

BACA JUGA:  Perpeloncoan, Sudah Saatnya Dihentikan

Namun, ada beberapa solusi untuk mengatasi masalah ini yakni, pertama, hindari salah dalam bergaul. Kita harus pandai memilah dan memilih teman dekat karena pergaulan akan sangat berpengaruh terhadap etika, moral dan akhlak serta kepribadian manusia akan terpengaruhi dari pergaulan itu sendiri. Apabila seseorang bergaul di lingkungan yang baik, maka ia akan timbul kepribadian yang baik juga, begitu juga sebaliknya.

BACA JUGA:  Be Smart, Be Beauty, Be You!

Kedua, peran dan perhatian orang. Peran dan perhatian orang tua sangat penting dalam pembentukan karakter seseorang, terutama dalam mengenalkan pendidikan agama sejak kecil. Pada banyak kasus, kurangnya perhatian orang tua dapat menyebabkan dampak buruk pada sikap anak.

Ketiga, memperluas wawasan dan pengetahuan akan sangat berguna untuk menyaring pengaruh buruk dari lingkungan, misalnya kebiasaan merokok. Kita bisa melihat dari sisi kesehatan, ternyata merokok dapat menyebabkan banyak penyakit, baik yang aktif maupun pasif. Keempat, meningkatkan iman dan takwa dengan cara bersyukur, bersabar dan beramal shaleh.

BACA JUGA:  Krisis Pendidikan Karakter pada Generasi Millennial

Dengan kita mendekatkan diri kepada Allah, rajin beribadah, beramal shaleh, tentu akan membuat kita terhindarkan dari perbuatan yang tidak berjalan di jalan Allah. Begitu juga, kita sebagai manusia yang telah diberi akal dan fikiran oleh Sang Maha Kuasa, kita harus berfikir cerdas bagaimana cara menjalankan sesuatu hal agar dapat menimbulkan efek yang baik bagi kita. Terutama dalam memilih hal yang kita sukai seperti halnya trend masa kini, idola dan lain sebagainnya.

Naaah guys apa masih mau melawan guru? Masih mau berani dengan guru? Berpikir cerdaslah layaknya seorang remaja Muslim/Muslimah yang menghormati siapapun yang lebih tua.[]

Komentar

Berita lainnya