oleh

Aturan Ganjil Genap di Margonda Depok Belum Akan Diberlakukan

Informasi terkait pemberlakuan aturan ganjil-genap di Jalan Margonda pada 17 April 2019 adalah tidak benar.

DEPOK – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan, informasi terkait pemberlakuan aturan ganjil-genap di Jalan Margonda pada 17 April 2019 adalah tidak benar. Dia juga menegaskan, kebijakan tersebut sudah dikaji secara akademis, namun belum akan diterapkan oleh Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) dalam waktu dekat.

BACA JUGA:  KCD Kembali Rayakan HUT RI di Sungai Ciliwung

“Dalam membuat sebuah kebijakan itu perlu ada proses, melibatkan lintas pemangku kepentingan. Terlebih, Jalan Margonda Raya kewenangannya terbagi-bagi. Ada yg menjadi kewenangan pusat, provinsi dan kota,” ujar Dadang dilansir situs resmi Pemkot Depok, Jumat (15/03/2019)

Dikatakannya, hingga kini BPTJ dan Dishub Kota Depok belum berkoordinasi secara resmi. Bahkan, sebelum koordinasi pihaknya harus mengelar Focus Group Discussion (FGD) dengan berbagai pihak terkait.

BACA JUGA:  18.315 Peserta BPJS Kesehatan PBI APBN Nonaktif di Depok Bisa Ajukan Bansos

“Kita belum ada penetapan kapan waktu penerapan ganjil genap di Margonda. Karena memang belum ada penetapan kapan pelaksanaannya. Banyak tahapan yang harus dilewati dalam perumusan kebijakan publik,” katanya.

Untuk itu, kata Dadang, Dishub berharap masyarakat tidak mudah terpancing. Menurutnya, setiap usulan dari masyarakat akan ditampung Dishub, sebagai bahan masukan untuk perbaikan lalu lintas Kota Depok.

BACA JUGA:  Inisiasi Pengelolaan Sampah Eletronik di SMAN 1 Depok

“Proses kebijakan ini masih panjang dan Dishub Depok berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, berupa pengaturan maupun rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan kendaraan,” ucapnya.

Sebelumnya marak beredar pemberitaan bahwa pemberlakuan ganjil genap di Margonda akan diterapkan usai pilpres mendatang.

Komentar

Berita lainnya