oleh

Peserta JKN-KIS Penderita Katastropik Kini Bisa Berobat ke Puskesmas

(Dok.Istimewa)

DEPOK – Peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) penderita penyakit katastropik dengan keadaan stabil, kini tidak perlu melakukan kontrol ke rumah sakit. Sebab, Fasiltas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) baik Puskesmas dan klinik sudah dapat melakukan pelayanan sebagaimana yang diberikan di rumah sakit.

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Depok, Irfan Qadarusman mengatakan, pelayanan tersebut bernama Program Rujuk Balik (PRB) di mana peserta bisa mendapatkan pelayanan kesehatan lebih dekat. Baik pemeriksaan kesehatan serta obat-obatan akan disiapkan oleh FKTP.

“Untuk penyakit kategori PRB terdiri atas diabetes melitus, hipertensi, asma, jantung, penyakit paru obstruktif kronis, skizofrenia, strok, epilepsi, dan systemic lupus erythematosus. Peserta PRB ini pun harus dalam keadaan stabil kesehatannya dan yang menentukan adalah dokter spesialis,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (14/02/2019).

BACA JUGA:  LPM Tirtajaya Depok Soroti Minimnya Infrastruktur bagi Pemenuhan Hak Anak

Dirinya menjelaskan dokter umum yang ada di FKTP di Kota Depok, telah mendapatkan monitoring oleh dokter spesialis. Selain itu, juga BPJS Kesehatan telah menyediakan 14 apotek untuk pengambilan obat PRB yaitu Apotek Kimia Farma (143, 202, 391, 389, 366, 394, 375, 382, 456, 491, dan 568), Apotek Zentrum Kota Depok, Apotek Zentrum Kartini, serta Apotek Intan Ayu.

BACA JUGA:  Rumah Zakat Berikan Layanan Ambulans Gratis untuk Warga Depok

“Peserta PRB tidak perlu merasa khawatir jika ada indikasi untuk dirujuk kembali ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) atau ke rumah sakit. Maka, peserta PRB akan tetap mendapatkan pelayanan di rumah sakit. Kebijakan ini untuk memudahkan peserta JKN-KIS,” jelasnya.

Irfan juga menjelaskan, untuk menjadi peserta PRB sangat mudah. Peserta hanya perlu membawa kartu JKN-KIS, surat eligibilitas pasien surat rujuk balik, serta resep rujuk balik. Selanjutnya peserta mengisi formulir program rujuk balik. Nantinya peserta akan memperoleh buku PRB. Berdasarkan data BPJS Kesehatan Depok, peserta PRB mencapai 17.865 peserta. Tahun 2018 peserta PRB telah mencapai 4.717 peserta. Untuk tahun 2019, pihaknya menargetkan ada penambahan sebanyak 7.215 peserta.

BACA JUGA:  Rumah Zakat Berikan Layanan Ambulans Gratis untuk Warga Depok

“Ada 5 manfaat dari penyelenggaraan PRB yaitu, pertama memberikan kemudahan bagi peserta untuk mengakses pelayanan kesehatan. Kedua, penanganan dan pengelolaan penyakit peserta menjadi lebih efektif. Ketiga, meningkatkan koordinasi pelayanan antara FKTP dan FKRTL, dan keempat memperkuat sistem rujukan, serta kelima mengurangi antrean di rumah sakit sehingga dapat meningkakan kepuasan peserta,” ucap Irfan. (Diskominfo)

Komentar

Berita lainnya