oleh

Menjadi Wanita yang “Mahal”

-Oase-1.231 views
Ilustrasi. (Istimewa)

Sering kita dengar, kalau wanita muslimah itu adalah madrasah paling utama untuk membentuk generasi muda bagi para penerus bangsa, jadi islam sendiri sudah menerangkan bahwa wanita itu berperan penting untuk generasi penerus yaitu para anak-anak yang soleh dan salihah.

Sesungguhnya wanita diatur dalam segala hal termasuk cara berpakaian.

Sekarang banyak sekali kasus masyarakat yang memakai pakaian namun tipis dan transparan. Tidakkah kita ketahui kalau di Al-qur’an jelas-jelas menerangkan bahwa Allah SWT berfirman yang artinya:
Wahai Nabi ! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak permpuanmu, dan istri-istri orang mukmin, “Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka” yang demikian itu agar mereka tidak diganggu. Dan Allah maha pengampun Maha penyayang. (Q.S Al Ahzab ayat 59)

Pada ayat yang lain Allah SW. juga berfirman yang artinya:
“Wahai anak cucu adam ! Seseungguhnya kami telah menyediakan pakaian untuk menutupi auratmu dan untuk perhiasan bagimu. Tetapi pakaian takwa, itulah yang lebih baik. Demikianlah sebagai tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka ingat.” (Q.S. Al-A’raf Ayat 26).

Perbedaan tugas laki-laki dengan permpuan

Untuk perbedaan tugas seorang lelaki dan wanita itu memang perlu kita tau salihah.
Seorang lelaki sejati itu ialah pemimpin dalam rumah tangga, kepala keluarga bagi orang yang sudah berumah tangga, jadi namanya kepala ya pasti di atas, jadi kepala keluargalah yang akan mengarahkan, membimbing dan menasihati organ-organ tubuh yang kita sebut istri dan anak-anaknya. Jadi sudah jelas sekali ya kalau seorang lelaki itu berperan penting dalam mahliga rumah tangga.

Wanita itu ialah sosok yang sangat lembut hatinya, nabi SAW. Juga menerangkan bahwa wanita adalah tulang rusuknya lelaki yang bengkok, jika diluruskan pasti akan patah tapi jika dibiarkan akan tetap bengkok, jadi sudah jelas kalau seorang wanita itu membutuhkan arahan dari si kepala keluarga tadi yaitu sosok lelaki yang bertanggung jawab. Dan seorang wanita juga madrasah pertama bagi anak-anaknya, sosok wanita sangat berpengaruh dalam mengajarkan anak mengenai Agama, pendidikan, akhlak dan perilaku bagi seorang anak. Jadi intinya seorang wanita harus siap lahir dan bathin dalam setiap ospek untuk mengurus rumah tangga. Selamat di coba bagi yang sudah halal.

Fitrah antara laki-laki dan wanita

Dalam ayat Al-Qur’an Allah SWT. berfirman: yang artinya
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (Q.S. Ar-rum ayat 21).

Jadi semua kita memang sudah ditakdirkan oleh Allah SWT bahwa kita mempunyai pasangan masing-masing. Nah untuk para singgelillah perlu diketahui bahwa sebelum halal kita juga harus menjaga diri dari godaan yaitu dengan cara:

– Pertama , ketika kita merasa tertarik dengan lawan jenis alangkah lebih baik simpan dalam hati saja, karena jodoh sudah di atur sama ALLAH SWT bukan?

– Kedua, sabar sampai Allah SWT menurunkan jodoh yang terbaik.

– Ketiga , tidaklah ada yang halal bagi seorang hamba yang belum menikah selain doa, jadi yang perlu kita lakukan yaitu doa. Mintalah sama sang pemilik hati.

Dilarang berbaur laki-laki dan wanita

Yang terpenting ialah tidak adanya ikhtilat antara laki-laki dan wanita , apa itu ikhtilat? Ikhtilat adalah campur baur antara laki-laki dan perempuan yang bukan muhrim pada suatu ruangan tertentu, namun disini tidak boleh berkhalawat berdua-duaan dengan yang bukan muhrim di satu ruangan.

Jadii… bagi teman teman akhwat nan shalihah, harus menutup aurat dengan sempurna dan menjaga diri dari godaan yang tidak di inginkan. Caranya adalah: Melebarkan pakaian, mengenakan pakaian yang tidak tipis, tidak membentuk lekuk tubuh, tidak berduaan dengan lawan jenis dalam situasi apapun, menundukan pandangan, tidak menggunakan parfum yang berlebihan

Ditulis oleh Nurhamida Nasution

Komentar

Berita lainnya