oleh

Luncurkan Gerakan UMKM Go Online, Kemkominfo Gandeng GoPay

-Nasional, UMKM-780 views

Guna mendorong transformasi usaha dari bentuk offline menuju digital serta memajukan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) di Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia meluncurkan Gerakan UMKM Go Online.

Peluncuran Gerakan UMKM Go Online ini dilakukan di Pasar PSPT Tebet Timur, Jakarta Selatan pada Selasa (26/2/19). Dalam meluncurkan gerakan ini, Kemkominfo menggandeng GoPay.

Semuel Abrijani Pangerapan (Semmy), Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemenkominfo menjelaskan, Kominfo memiliki program untuk membantu para pelaku usaha kecil untuk bertransformasi.

BACA JUGA:  Darurat Iklim, Anak Muda Indonesia Gelar Aksi Jeda untuk Iklim

“Kami datang dari pasar ke pasar, bekerja sama dengan Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo) untuk membantu agar pasar-pasar juga dapat tersentuh oleh teknologi digital,” ungkap Semmy.

Ia menjelaskan, Kemenkominfo ingin memperkenalkan bahwa pasar pun bisa menikmati teknologi digital sehingga ada perubahan baru yang bisa dimanfaatkan.

Melalui kerja sama ini, nantinya para pedagang di Pasar PSPT Tebet Timur serta pelaku UMKM lainnya yang dilibatkan dalam Gerakan UMKM Go Online akan bisa memanfaatkan GoPay sebagai salah satu alat pembayaran.

BACA JUGA:  Delegasi Pemuda dari 13 Negara Ramaikan WVLC 2019 di Banten

Masing-masing pelaku UMKM dalam gerakan ini akan memiliki kode QR GoPay yang dapat digunakan dengan mudah oleh pembeli, yaitu dengan melakukan scan kode QR tersebut melalui menu “Bayar” dalam aplikasi Gojek.

Brigitta Ratih Aryanti, Head of Government Relations and Policy GoPay, mengatakan bahwa teknologi pembayaran nontunai yang diperkenalkan oleh GoPay diharapkan dapat semakin memudahkan para pelaku UMKM dalam bertransaksi, di mana pelaku UMKM bisa memiliki pencatatan arus kas yang lebih baik dan tidak bingung dengan uang kembalian.

BACA JUGA:  Darurat Limbah Puntung Rokok, Pentingnya Kebijakan Pengendalian Tembakau yang Komprehensif

Hal ini pun dinilai sejalan dengan harapan Kemenkominfo untuk meningkatkan kemudahan, kecepatan, dan keamanan transaksi para pelaku UMKM melalui pemanfaatan teknologi.

“Sebelumnya GO-PAY sendiri juga telah menggandeng 300.000 rekan usaha di mana 40% di antaranya adalah UMKM. Para pelaku UMKM disini termasuk para pedagang di 20 Pasar Modern di Jabodetabek termasuk salah satunya Pasar PSPT Tebet Timur ini,“ ungkap Brigitta.

Selain GoPay, Brigitta menyebutkan, Gerakan UMKM Go Online ini juga melibatkan pelaku digital lainnya seperti e-commerce.

Komentar

Berita lainnya