oleh

Ketahui Cara Aman Melakukan Pinjaman Online

(Dok. Istimewa)

Semakin memasyarakatnya industri teknologi finansial (Fintech) membuat banyak penyelenggara layanan pinjam meminjam (peer-to-peer lending/P2P) beralih ke sistem online dan memudahkan pengguna jasa untuk mendapatkan layanan yang lebih cepat. Namun tak semua penyedia fintech ini mampu memberikan keamanan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi telah menghentikan kegiatan 404 penyelenggara layanan pinjam meminjam  yang tidak tedaftar atau ilegal. Data tersebut terkumpul hingga akhir November 2018. Lalu bagaimana kita bisa mengetahui pinjaman online yang aman?

Pinjaman online merupakan jenis fasiitas pinjaman yang dapat langsung cair tanpa jaminan. Produk ini merupakan solusi alternatif bagi masyarakat yang membutuhkan dana tunai lebih cepat. Seluruh persyaratan dan prosedur yang semula harus dilakukan dengan tatap muka pun tidak diperlukan lagi. Bahkan, wawancara kelayakan kredit kini dilakukan melalui telepon.

Jika Anda sedang membutuhkan dana cepat dan memilih jalur pinjaman online, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan dengan baik sebelum mengajukan pinjaman.

1. Kenali penyelengara jasa yang ingin Anda tuju

BACA JUGA:  Qazwa - Platform Pembiayaan Syariah Rintisan Mahasiswa UI untuk Usaha Mikro

Sebelum mengajukan pinjaman, kenali terlebih dahulu perusahaan penyedia jasa terutama reputasinya dalam pemberian pinjaman. Minta pendapat dari orang-orang disekitar anda yang pernah menggunakan jasa tesebut atau lihat testimoni dari pengguna sebelumnya. Dan pastikan penyedia jasa membeikan kemudahan-kemudahan agar proses semakin cepat.

Cari penyedia pinjaman dengan bunga rendah

Kaena kebutuhan yang mendesak, banyak orang yang terjebak dengan hanya mempehatikan kemudahan mendapatkan pinjaman dan mengabaikan bunga yang terlalu tinggi.Kebijakan bunga yang sangat tinggi ini tentu saja akan menyulitkan para peminjam.

2. Perhatikan syarat pengajuan dan lama pencairan

Semudah apapun proses yang ditawarkan sebuah lembaga peminjaman, Anda tidak lantas boleh abai begitu saja. Saat ini banyak sekali orang-orang yang memanfaatkan keadaan dengan iming-iming memberi pinjaman mudah tanpa banyak syaat namun pada akhirnya malah menjebak.

Dengan sistem online yang serba cepat, rata-rata perusahaan peminjaman memerlukan waktu pencairan dana hingga seminggu. Proses ini bisa lebih lama jika ternyata ada banyak nasabah yang sedang mengantri untuk mengajukan pinjaman. Untuk membantu mempercepat prosesnya, pastikan Anda melengkapi semua berkas yang diminta oleh lembaga peminjam.

BACA JUGA:  Sajikan 200 Varian Rasa, Yogurtland Resmi Diluncurkan di Indonesia

Syarat Umum Mengajukan Pinjaman Online

  1. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  2. Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  3. Fotokopi BPKB kendaraan (optional)
  4. Fotokopi Kartu Kredit (opsional)
  5. Slip gaji

3. Pelajari jenis pinjaman yang ditawarkan

Jangan sampai anda salah menajukan pinjaman, kenali jenis-jenis pinjaman yan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan anda mengembalikan pinjaman tesebut. Jenis pinjaman dibedakan berdasarkan jumlah pinjaman, jangka waktu angsuran, suku bunga, agunan dan tujuan pembiayaan.

Jenis pinjaman online tebagi sebagai berikut:

Kredit Tanpa Agunan (KTA)
Fasilitas pinjaman online ini memudahkan Anda untuk mendapatkan pinjaman tanpa harus mengagunkan aset. Namun, pada umumnya penyedia aplikasi atau jasa pinjaman dana online menjadikan kepemilikan kartu kredit sebagai syarat utama pengajuan KTA.

Kredit Karyawan
Fasilitas pinjaman online ini dikhususkan bagi karyawan yang masih aktif bekerja di suatu Lembaga atau instansi. Syaratnya hanya menambahkan SK pengangkatan kerja dan juga slip gaji dari perusahaan.

BACA JUGA:  Sajikan 200 Varian Rasa, Yogurtland Resmi Diluncurkan di Indonesia

Dengan fasilitas pinjaman ini Anda dapat menggunakan dananya untuk merenovasi rumah, membiayai pendidikan anak ataupun kebutuhan lainnya.

Kredit Kendaraan Bermotor (KKB)
Sesuai namanya, fasilitas pinjaman online ini diperuntukkan untuk membiayai pembelian kendaraan bermotor untuk individu ataupun badan usaha.

Kredit Pemilikan Rumah (KPR)
Bagi Anda yang menginginkan hunian yang nyaman, Anda dapat mengajukan pinjaman online untuk memiliki rumah yang Anda inginkan. Selain bank, ada juga Lembaga keuangan berbasis teknologi atau fintech yang menyediakan layanan serupa.

Pinjaman Usaha
Tujuan dari pinjaman usaha tak lain untuk memenuhi modal usaha seseorang. Jadi, Anda tidak perlu khawatir dengan modal yang kurang mencukupi saat akan membangun suatu usaha.

Plafon pinjaman online yang disediakan umumnya mulai dari Rp5 juta hingga Rp300 juta. Namun dengan adanya aset yang dijaminkan, plafon pinjaman yang bisa Anda dapatkan bisa lebih besar lagi. Salah satu penyedia jasa yang menawarkan kemudahan ini dengan bunga rendah sebesar 0.68% adalah CekAja.com. (adv)

Komentar

Berita lainnya