oleh

Kelompok UMKM Sukmajaya Rilis Lima Gerai Sukmafood

(Dok. Diskominfo)

DEPOK – Kelompok Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kecamatan Sukmajaya hari ini merilis lima Gerai Sukmafood. Tempat menjajakan produk kuliner unggulan asli warga Sukmajaya tersebut, ditargetkan dapat menjadi salah satu destinasi oleh-oleh khas Kota Depok.

“Walaupun gerai kami sederhana, mudah-mudahan berdampak positif bagi perkembangan dunia UMKM, baik lingkup daerah maupun kota,” kata Ketua UMKM Kota Depok, Rudi Murodi di Jalan Studio Alam TVRI No 6, RT 01/RW 07, Kecamatan Sukmajaya, Kamis (14/02/2019).

Rudi yang juga Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Depok ini mengatakan, pihaknya bersama para pegiat UMKM Sukmajaya merilis secara serempak lima Gerai Sukmafood. Keempat lainnya, berada di Jalan M Yusuf di Ruko Pesona Mungil, di Jalan Majapahit depan Puskesmas Sukmajaya, di Jalan Kemang 1 Perumahan Panorama Hijau, dan di Jalan Gandaria Raya Tirtajaya dekat Panahan APACHE.

BACA JUGA:  KCD Kembali Rayakan HUT RI di Sungai Ciliwung

Sementara itu, Indra Rusliawan, salah seorang pemilik Gerai Sukmafood mengatakan, produk yang dijajakan merupakan makanan olahan yang sehat dan berkualitas. Termasuk, aman karena sudah diurus legalitas usahanya, yaitu sertifikat halal dan sertifikat Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT).

“Gerai kami diisi sekitar 100 produk olahan makanan dan minuman dari sekitar 50 pelaku UMKM, yang semuanya sudah memiliki Surat Keterangan Usaha (SKU),” katanya.

BACA JUGA:  Inisiasi Pengelolaan Sampah Eletronik di SMAN 1 Depok

Indra yang juga Ketua Asosiasi UMKM Kota Depok mengatakan, di antara produk yang dijual adalah banana sukma, molen sukma, bir pletok, aneka sambal, dan kolang kaling kembar. Selain itu, di depan halaman gerai, sambungnya, disediakan kafe untuk menikmati kopi giling dengan harga kaki lima, sekitar Rp 10 ribu.

“Insya Allah, kita buka setiap hari. Tetapi, ada yang unik, setiap pagi kita akan gelar jajanan pasar dan pada hari Jumat, kita ada acara Jumat berbagi, mengumpulkan produk untuk masyarakat prasejahtera,” tutupnya. (PN/Diskominfo)

Komentar

Berita lainnya