oleh

Sekolah Pribadi Depok Terapkan Pola Didik Siswa, Melalui Pengembangan Karakter

-Pendidikan-1.849 views
Luqmanul Khakim, Public Relations Sekolah Pribadi Bilingual Boarding School Depok. (foto: Karmila)

Liburan sekolah telah usai, mayoritas sekolah sudah memulai aktifitas pembelajaran. Begitu pula sekolah Pribadi Bilingual Boarding School, Senin besok 7 Januari 2019 sudah memasuki tahun ajaran baru. Hal itu dikatakan Luqmanul Khakim, selaku Public Relations Sekolah Pribadi pada Sabtu (5/1/2019) di ruang kerjanya di jalan Margonda Raya No. 229 Depok – Jawa Barat.

Dalam wawancara khususnya kepada depokpos, Luqmanul Khakim mengatakan bahwa sekolah Pribadi yang terdiri dari SD, SMP, dan SMA ini merupakan salah satu sekolah swasta yang didirikan oleh Yayasan Yenbu Indonesia pada tahun 1995.

“Awalnya yayasan Yenbu ini mendirikan SMA Pribadi, lalu seiringnya waktu pada tahun 1999 pendidikan untuk SMP dibuka. Dan pada tahun 2002, pendidikan untuk SD juga dibuka melengkapi pelayanan pendidikan dari yayasan Yenbu Indonesia. Kini sekolah Pribadi Depok telah memiliki siswa sebanyak 300 orang, dan 50 orang pengajar/guru,”

BACA JUGA:  Seminar Bulan Bahasa 2019 SMK se-Kota Depok; Cinta Bahasa dan Sastra Melalui Karya

“Saat ini ada 9 sekolah di Indonesia yang bekerjasama dengan sekolah Pribadi, antara lain: Pribadi Bandung, sekolah Kharisma Bangsa di Pondok Cabe, sekolah Patih di Aceh dan ada sekolah Semesta di Semarang, dan sekolah Kesatuan Bangsa di Jogja,” papar Luqman.

Lebih lanjut Luqman menjelaskan program tentang pola didik siswa yang diterapkan oleh sekolah Pribadi Depok yaitu siswa SMP dan SMA melalui pengembangan karakter siswa, dimana ada juga program social aktivity yang dilakukan rutin setiap seminggu sekali. Kegiatan itu dilaksanakan oleh guru dan siswa, wali kelas dan siswa.

BACA JUGA:  Ponpes Daarussalaam Latih Kemampuan Pramuka Lewat Scout Extra Ordinary IV

Social aktivity yaitu kebersamaan dalam persahabatan, di kalangan siswa. Setelah hari-hari sekolah selesai dari Senin-Jumat. Berbagai kegiatan dilakukan seperti berenang bersama teman sekelas, bermain futsal, sarapan bersama, tidur di kelas, merancang kelas dan lain-lain. Semua tertarik untuk membuat persahabatan menjadi lebih kuat antara siswa di kelas.

“Setiap satu bulan sekali ada juga program sharing secara face to face, antara siswa dan guru yang membahas masalah akademik, masalah sosial yang bertujuan untuk mengevaluasi. Selain itu antara wali kelas dan siswa juga sangat intens berdiskusi, berkomunikasi. Artinya sebagai wali kelas harus tahu tentang siswanya,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Seminar Bulan Bahasa 2019 SMK se-Kota Depok; Cinta Bahasa dan Sastra Melalui Karya

Adapun keunggulan dari Sekolah Pribadi Depok yaitu: Terakreditasi A (SD-SMP-SMA), program persiapan ujian Nasional dan olimpiade sains Nasional dan internasional. SAT (Scholastic Assessment Test) Preparation & AP (Advanced Placement) Course, Intensive English Program, Scholarships Program, Registered as a Cambridge International School, Reading Camp, College Counseling dan Smart Digital Classroom.

“Sebagai salah satu sekolah swasta unggulan, kami berharap dengan hadirnya sekolah Pribadi Depok ini dapat memberikan kemajuan terhadap pendidikan di Indonesia, dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa Indonesia di mata dunia,” tutup Luqman. (BKarmila/Depokpos)

Komentar

Berita lainnya