Ketahui Dampak Negatif Kembang Api Terhadap Lingkungan

Menyalakan dan memainkan kembang api merupakan hal yang tidak pernah ditinggalkan dalam perayaan hari-hari besar. Misalnya dalam acara pergantian tahun, pesta kembang api menjadi pembuka awal tahun baru. Pada hari kemerdekaan, acara perhelatan dan hari-hari besar keagamaan pun selalu dihiasi dengan kembang api. Efek cahaya yang menarik membuat orang senang melihatnya, terlebih untuk anak-anak.

Kembang api sendiri termasuk kedalam peledak kategori rendah. Kembang api akan menghasilkan beberapa efek, yaitu cahaya, suara, asap dan bahan terbang. Dengan aturan-aturan dan desain sedemikian rupa, kembang api dibuat agar meletus dan menghasilkan efek cahaya yang berwarna-warni.

Namun, kembang api sebagai bahan peledak terbuat dari bahan-bahan kimia yang dapat membahayakan dan menimbulkan akibat-akibat tertentu, bukan hanya dapat merusak lingkungan namun juga dapat membahayakan manusia apabila tidak hati-hati dalam menggunakannya. Beberapa bahan kimia yang terdapat didalam kembang api diantaranya adalah natrium (Na), sulphur (S), Titanium (Ti), seng (Zn), tembaga (Cu), Besi (Fe) dan lain-lain.

BACA JUGA:  Kolaborasi Organisasi Lingkungan Ajak Masyarakat Pawai Bebas Plastik di CFD Pekan Depan

Berikut merupakan beberapa contoh dampak negative kembang api terhadap lingkungan:

Polusi udara

Kembang api dapat mencemari udara karena bahan-bahan kimia yang ikut diledakan di udara dan sisa-sisa logam berat dari ledakannya tersebut. Udara yang tercemar oleh bahan-bahan kimia tersebut akan berakibat pada kesehatan kita.

Pencemaran daerah perairan

Sisa-sisa pembakaran diudara dapat jatuh di daerah perairan, sehingga dapat berdampak buruk bagi makhluk hidup di sekitarannya, baik manusia maupun hewan.

BACA JUGA:  Kolaborasi Organisasi Lingkungan Ajak Masyarakat Pawai Bebas Plastik di CFD Pekan Depan

Merusak lapisan ozon

Kandungan-kandungan kimia dalam kembang api, diperkirakan dapat merusak lapisan ozon. Sedangkan lapisan ozon sendiri berfungsi untuk melindungi bumi dan makhluk hidup agar tidak terkena langsung sinar ultra violet. Dimana sinar ultra violet dapat mengakibatkan hal-hal negative terhadap makhluk hidup.

Selain bahaya-bahaya tersebut masih banyak lagi dampak negative yang ditimbulkan oleh kembang api,. Walaupun hanya bahan peledak rendah, kembang api dapat mencelakakan manusia, sudah banyak kasus kembang api yang meledak ditangan atau mengenai listrik sehingga menimbukan kebakaran dan menimbulkan korban jiwa.

BACA JUGA:  Kekayaan Laut Vs Sampah Laut di Indonesia

Disamping itu kembang api memilki dampak negatif terhadap kesehatan. Misalnya saja karena polusi udara, lapisan ozon yang rusak dan pencemaran air akan menimbulkan penyakit-penyakit pada makhluk hidup, dari penyakit yang biasa sampai kanker sekalipun. (Sri Mulyani)

Komentar

Berita lainnya