Wali Kota Depok Launching Sekolah Pra Nikah

DEPOK – Wali Kota Depok Mohammad Idris me-launching Sekolah Pra Nikah, bertempat di Aula Edelweis lantai 5, Gedung Balaikota, Selasa pagi (4/12/2018). Sekolah nonformal yang diinisiasi oleh Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) diikuti 40 remaja Kota Depok yang berasal dari perwakilan Karang Taruna (Katar), Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R), dan perwakilan Generasi Berencana (Genre) Kota Depok.

Dalam laporannya, Kepala Bidang Ketahanan Keluarga dan Keluarga Berencana pada Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Ani Rahmawati mengatakan, sekolah pranikah bagi remaja ini diupayakan membantu para remaja dalam memahami dan menyikapi konsep pernikahan. Serta kehidupan berkeluarga, yang tentu saja berdasarkan nilai-nilai keagamaan yang dianut. “Nilai keagamaan ini harus bisa dijadikan sebagai bahan rujukan dalam menyikapi dan menuju pernikahan yang bahagia,” ungkapnya.

Sementara itu Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan pendampingan pranikah menjadi salah satu agenda penting bagi remaja khususnya, dalam membina ketahanan keluarga yang menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kota Depok. Dengan pendampingan ini, dua insan yang hendak bersatu menjadi pasangan hidup diberi bimbingan bagaimana menerapkan cinta sejati dalam rumah tangga nanti.

BACA JUGA:  Peringatan Hari Anak Nasional, Depok Adakan 'Gelar Ekspresi Anak Spesial'

“Dianggap penting, Sekolah Pra Nikah, karena persepsi sebagian orang tentang pernikahan sekedar percintaan saja. Tapi lebih dari itu, bagaimana memelihara cinta terhadap pasangan setelah pernikahan, ketika nantinya menghadapi gejolak permasalahan dalam berumah tangga. Ini sekaligus menekan Angga perceraian, walaupun bukan menjadi fokus kita dalam acara ini,” ungkapnya.

Selain mempersiapkan dan memberikan pemahaman mengenai lembaga pernikahan, sekolah pranikah merupakan salah satu bentuk dukungan dalam program unggulan Kota Depok sebagai Kota Ketahanan Keluarga. “Sebab ketahanan keluarga berangkat dari makna pemahaman keluarga, ini harus dikasih asupan yang cukup. Masa depan mereka nantinya, harus mulai terencana,” terangnya.

BACA JUGA:  The Park Sawangan, Mall dengan Konsep Hypermarket Halal Pertama di Depok

Acara yang bertajuk ‘Yuk Jemput Jodoh Terbaikmu Dengan Ilmu’ menghadirkan lima orang sebagai narasumber dengan materi yaitu keluarga masa depanku, bersinar bersama pasangan, cinta dan seksualitas, menjadi ayah bunda yang dirindukan, serta sukses mengelola sumber dana keluarga. Diharapkan dari materi yang akan disampaikan dapat membawa manfaat bagi para remaja dan menjadi bekal dalam merencanakan kehidupan pernikahan kelak nantinya.

Komentar

Berita lainnya