oleh

Panen Pahala Disaat Haid

-Oase-906 views


Oleh : Jamilah (Mahasiswi STEI SEBI Depok)

Ilustasi (Istimewa)

Siapa sih yang tidak pernah merasakan futur saat haid?
Siapa sih yang tidak pernah merasakan malas saat haid?
Setiap wanita pasti pernah merasakannya. Bahkan tidak sedikit wanita yang mengeluh sakit ketika haid.

Sebagai seorang manusia yang memiliki keimanan yang naik turun, saat haid adalah fase di mana wanita merasakan keimanan ditingkat bahkan mungkin yang paling rendah. Tentu ini adalah masalah bagi kaum Hawa.

Lalu, bagaimana si caranya agar kita bisa tetap istiqomah dalam beribadah? Apakah ada cara agar kita tetap bisa beribadah walau dalam kondisi futur sekalipun?

Terutama bagi wanita yang baru berhijrah. Saat haid seolah tantangan terbesar bagi kaum wanita. Karena wanita cenderung merasa malas saat “tamu bulanan” nya datang.

Tapi, walaupun demikian tentu masih banyak cara agar kita bisa beribadah maksimal walau ketika futur sekalipun.

Nah, bagaimana si caranya agar kita tetap istiqomah dalam beribadah walau dalam keadaan malas sekalipun?

Yang pertama adalah niat. Niat itu penting, maka dari itu niatknlah segala perbuatan ibadahmu hanya karena Allah semata, bukan karna yang lain. Apalagi jika di hati ada perasaan ujub dan ria. Jadi, memperbaiki niat itu sangatlah penting.

Kedua adalah sabar. Ketika kita sedang futur memang ada masanya kita mengikuti rasa malas kita. Tapi, apakah kita akan terus terpuruk seperti itu? Mulailah lakukan sesuatu. Jangan terlalu lama berlarut dalam kemalasan. Ingat kembali pahala-pahala yang nanti akan didapat, ingat kembali berapa kerugian yang didapatkan apabila kita terus bermalas-malasan. Maka dari itu, mulailah lakukan sesuatu.

Yang ketiga adalah membaca buku-buku tentang ilmu. Cari pengetahuan agama lewat buku sebagai pengganti ibadah-ibadah yang biasa kita lakukan sehari-hari. Gunakan waktu luangmu untuk hal yang bermanfaat terutama membaca buku pengetahuan tentang agama. Selain membuat wawasan kita bertambah, juga membuat waktu kita tidak terbuang sia-sia.

Yang keempat adalah berteman dengan orang-orang alim. Dalam keadaan malas, yang kita butuhkan adalah penyemangat. Carilah orang-orang berilmu yang shalih dan shalihah yang bisa menuntun kita kepada jalan-Nya. Carilah lingkungan yang bisa membawa kita selalu kepada kebaikan agar kita tidak salah dalam melanhkah.

Yang selanjutnya adalah mulailah lakukan kebaikan dari hal-hal kecil. Ketika sedang haid, memang tidak banyak ibadah yang bisa dilakukan. Tapi bukan berarti kita tidak bisa mendapatkan pahala-Nya. Misalnya dengan membantu teman atau orangtua, berbuat kebaikan dari hal-hal kecil, berdoa, bersalawat, hadir pengajian dan lain sebagainya. Tentu hal ini akan memberikan pahala untuk kita walaupun sedang haid sekalipun. Semoga kita tetap bisa terus istiqamah dalam melakukan kebaikan karna Allah tidak akan menguji hamba di luar batas kemampuan hamba-Nya.

Komentar

Berita lainnya