oleh

Jalan Retak dan Longsor Tak Halangi Dompet Dhuafa Distribusi Bantuan Gempa Lombok

 

LOMBOK, NTB*- Pasca gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat di hari ke-13, Dompet Dhuafa memberikan bantuan untuk korban gempa.

Salah satunya pengungsi Dusun Amor Amor, Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Bantuan yang dikirimkan berupa kebutuhan sangat mendesak yaitu terpal, mesin air dan penampung air, bahan bakar minyak (BBM) untuk genset, serta sanitasi. Ada sekitar 300 lebih warga yang berada di posko pengungsian desa ini.

BACA JUGA:  Kemendag Pacu Ekspor Produk Rempah Indonesia ke Mesir dan India

Meski beberapa jalan masih mengalami retakan dan longsor, bahkan sejumlah jembatan masih terputus, tak menghalangi Dompet Dhuafa untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan.

“Pengiriman bantuan dilakukan setelah tim Dompet Dhuafa melakukan assesment lapangan terhadap daerah-daerah terdampak,” kata Dhoni Marlan, aktivis kemanusiaan Dompet Dhuafa, Jumat, 10 Agustus 2018, di Lombok Utara, NTB.

“Kami merasakan kepedihan atas apa yang menimpa saudara-saudara kita di berbagai daerah di Lombok ini. Penerimaan mereka saat kami berkunjung juga sudah layaknya saudara yang tidak pernah bertemu cukup lama,” tambah Dhoni Marlan dalam keterangannya.

BACA JUGA:  Memudarnya Supremasi Barat Ditengah Kebangkitan Asia Pusat Studi Kemanusiaan dan Pembangunan

Dompet Dhuafa dalam respon bencana gempa bumi Lombok, telah menurunkan tim rescue dari Disaster Management Center (DMC), Psychological First Aid, dapur umum, tenaga medis seperti dokter spesialis, perawat, serta relawan dari berbagai disiplin ilmu.

Selain itu Dompet Dhuafa juga menurunkan sejumlah armada respon kebencanaan, seperti motor kilat yang berfungsi sebagai mobile clinic tenaga medis ke pelosok, melakukan aksi layanan sehat keliling, juga ikut berperan dalam layanan medis serta tindakan pembedahan di RS Lapangan yang diinisiasi Kostrad, di Lombok Utara.

BACA JUGA:  Terapkan Industri 4.0, Balai Riset Kemenperin Optimalkan Inovasi Panel Surya

 

Komentar

Berita lainnya