oleh

APPMI Siap Gelar Indonesia Fashion Week 2017 di JCC

Poppy Dharsono selaku President dan Ketua APPMI saat memberikan sambutan pada Kamis (10/11/2016) (foto: BK/Depokpos)
Poppy Dharsono selaku President dan Ketua APPMI saat memberikan sambutan pada Kamis (10/11/2016) (foto: BK/Depokpos)

DEPOKPOS – APPMI (Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia) siap menggelar IFW 2017 (Indonesia Fashion Week) pada awal tahun 2017 mendatang. Ajang fashion dan budaya Indonesia yang diadakan setiap tahun itu, rencananya digelar pada 1 hingga 5 Februari 2017 di JCC (Jakarta Convention Center) dengan mengusung tema “Celebration of Culture”.

Pada kesempatan itu Poppy Dharsono selaku President APPMI, dalam konpersnya yang bertema “Road to Indonesia Fashion Week 2017” bertempat di hotel Gran Mahakam, Kamis (10/11/2016) mengatakan bahwa Indonesia Fashion Week sudah memasuki tahun yang ke-6, membawa tema kebudayaan nasional, sebagai kelanjutan dari Reflection of Culture.

BACA JUGA:  Olahraga Sehat dan Nyaman dengan Baju Olahraga Buatan Anak Bangsa

“kami mengusung tema Celebration of Culture, yaitu kelanjutan upaya dari APPMI (Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia) mengembangkan kebudayaan sebagai salah satu benteng pertahanan ekonomi nasional. Indonesia merupakan salah satu kebudayaan yang paling kaya dan paling beragam diantara bangsa-bangsa di dunia,” papar Poppy.

Para model yang menampilkan karya desainer ternama seperti: Ivan Gunawan, Sikie Purnomo, dll (foto: Dok/IFW 2017)
Para model yang menampilkan karya desainer ternama seperti: Ivan Gunawan, Sikie Purnomo, dll (foto: Dok/IFW 2017)

Selain itu Poppy menambahkan di IFW 2017 menghadirkan logo baru, yaitu Heraclitus adalah lambang dari semangat perubahan serta penegasan identitas dan orientasi kebudayaan. Evolusi logo perwujudan tekad IFW dalam mendorong kemajuan industri fashion /D. FW. dapat juga diartikan sebagai Indonesia Forward.

BACA JUGA:  Gandeng BRIsyariah, Flip.id Bantu Transaksi Syariah Digital Seluruh Indonesia Dengan Pangkas Biaya Transfer

Hal senada juga disampaikan oleh Edy Putera Irawadi selaku (Deputi Pengembangan Ekonomi Kreatif) Kementerian Koordinator Perekonomian RI, “Bahwa IFW harus menjadi selling point untuk meningkatkan pembangunan ekonomi dan IFW 2017 harus melibatkan semua pihak yang menjadi energi bangsa,” ujar Irawadi.

Sementara Tazhir, selaku (Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara) Kementerian Pariwisata RI juga mengatakan,”Kami berharap even ini menjadi jualan kita bareng-bareng. Dan ini harus menjadi suatu kebanggaan Nasional Indonesia,” ucap bapak Tazhir.

BACA JUGA:  Sumber Daya Rumput Laut untuk Keberlangsungan Ekonomi Biru

Ajang IFW 2017 besok akan menitik beratkan budaya dari destinasi wisata, antara lain: Danau Toba, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Kepulauan Seribu, Borobudur, Bromo, Tengger, Semeru, Mandalika, Labuan Bajo, Wakatobi dan Morotai.

ara Undangan dan para desainer yang turut mendukung IFW 2017 (foto:Dok/IFW 2017)
ara Undangan dan para desainer yang turut mendukung IFW 2017 (foto:Dok/IFW 2017)

IFW 2017 menghadirkan lebih dari 500 brand dengan target pengunjung 157.500 orang, akan dimeriahkan oleh ratusan pelaku bisnis fashion, dan perancang dari berbagai penjuru Nusantara. Selain itu akan Menampilkan 20 Peragaan busana, 10 seminar, 10 talkshow, kompetisi, lokakarya dan ratusan merk lokal akan dipamerkan. (Bkarmila/Depokpos)

Komentar

Berita lainnya