oleh

Synthesis Development Raih 2 Penghargaan di Ajang Indonesia Property Award 2016

Live Update COVID-19 Indonesia

1.414
Positif
122
Meninggal
75
Sembuh

Live Update COVID-19 Dunia

738.671
Positif
35.012
Meninggal
156.317
Sembuh

WhatsApp Image 2016-10-14 at 16.04.47.jpeg

DEPOKPOS – Synthesis Development salah satu pengembang properti di Indonesia, meraih dua penghargaan prestisius di dunia properti dalam ajang Indonesia Property Award 2016.

Penghargaan yang diraih adalah The Winner of Best High End Development untuk Synthesis Residence Kemang dan Highly Commended of Best Affordable Condo Development untuk Bassura City.

“Kami sangat mengapresiasi penghargaan ini sebagai wujud terima kasih kami atas diakuinya kinerja dan karya Synthesis Development di bidang properti” demikian disampaikan Teresia Prahesti, Corporate Public and Media Relations Manager saat menerima penghargaan tersebut dalam ajang bergengsi Indonesia property Award di Fairmont Jakarta 13 Oktober 2016.

Teresia menambahkan, pencapaian prestasi ini sebagai bukti komitmen Synthesis Development untuk terus berupaya memberikan masterpiece properti terbaik dan sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia melalui ragam proyek properti yang dibangunnya. Dan penghargaan ini memotivasi Synthesis Development untuk memegang teguh visinya “grow in trust and build with passion.”

Para pemenang dalam ajang Indonesia Property Award dinilai oleh para juri ahli di sektor properti, yang diketuai oleh Hendra Hartono, CEO PT Leads Property Service Indonesia Hendra Hartono. Total sebanyak 30 pemenang di tahun ini, baik personal maupun perusahaan mewakili pelakureal estate terbaik di Indonesia.

Hendra Hartono mengatakan bahwa pasar properti Indonesia secara umum menunjukkan ketahanan yang cukup baik, terutama bila dibandingkan dengan krisis ekonomi yang pernah terjadi.

“Para peserta pada tahun 2016 INI mengalami peningkatan kualitas, tidak hanya dari ibukota tetapi dari berbagai daerah. Hal ini menunjukkan pertumbuhan industri dan transisi pasar yang berkembang semakin matang,” ujar Hendra.

Komentar

Berita lainnya