oleh

Luncurkan Layanan CST, Pemkot Depok Tekan Jumlah Pengidap HIV/AIDS

Ilustrasi.
Ilustrasi.

DEPOK – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok mencatat sebanyak 600 warga Depok mengidap penyakit HIV. Dari jumlah tersebut, 50 persen penderita merupakan imbas hubungan sesama jenis.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk menekan jumlah tersebut, ) Dinkes Kota Depok meluncurkan layanan Care, Support and Treatment (CST), belum lama ini yang bertempat di Rumah Sakit Sentra Medika, Depok.

Layanan CST merupakan suatu layanan medis, psikologis, dan sosial yang terpadu juga berkesinambungan dalam menyelesaikan masalah terhadap pengidap penyakit HIV/AIDS selama perawatan dan pengobatan.

BACA JUGA:  Pelaku Usaha Tak Taat Pembatasan Aktivitas Warga, Bakal Kena Denda 25 Juta

“Tujuan dari klinik ini adalah memberikan dukungan, perawatan, dan pengobatan, kepada orang dengan HIV/AIDS,” ungkap Kepala Seksi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinkes Kota Depok, Agus Gojali, dilansir situs resmi Pemkot Depok.

Selain peluncuran layanan CST, Dinkes juga sudah melakukan pemeriksaan HIV/AIDS bagi 100 orang yang beresiko dengan penyakit mematikan tersebut seperti kepada ibu hamil, populasi kunci (Sekelompok orang yang bisa beresiko terkena HIV AIDS), petugas kesehatan, dan lain sebagainya. Selain itu, ada pula pemberian obat Antiretroviral (ARV) bagi penderita dengan HIV positif.

BACA JUGA:  Paslon Pilkada Harus Perhatikan Protokol Kesehatan Saat Kampanye

“Dengan pengobatan secara rutin maka orang yang sudah positif HIV tetap bisa survive, dan tidak akan menjadi AIDS,” lanjutnya.

Dirinya mengungkapkan, pemberian terapi ARV dengan menggunakan 3 jenis kombinasi obat anti viral yang bertujuan menekan replikasi HIV di dalam tubuh manusia. Obat ini pun harus diminum secara teratur.

Komentar

Berita lainnya